bisnis

Qatar tidak lagi keluarkan visa kerja bagi warga Korea Utara

Qatar termasuk dalam rombongan 16 negara membolehkan warga Korea Utara bekerja di negara mereka.

29 Juli 2017 23:50

Sejalan dengan sanksi dikeluarkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa, Qatar sudah tidak lagi mengeluarkan visa kerja untuk warga Korea Utara sejak dua tahun lalu.

Sejumlah pejabat Qatar mengungkapkan kebijakan itu lantaran muncul tudingan Qatar dan negara-negara Arab Teluk lainnya mempekerjakan ribuan warga Korea Utara.

Qatar termasuk dalam rombongan 16 negara membolehkan warga Korea Utara bekerja di negara mereka.

Beberapa pejabat Qatar membenarkan sebelum pernah mengontrak pekerja dari Korea Utara. Saat ini terdapat kurang dari seribu warga negara komunis itu di Qatar, terutama bekerja di sektor konstruksi.

Para pejabat intelijen menduga ada sekitar enam ribu warga Korea Utara bekerja di kawasan Arab Teluk.

Pada 2014, Guardian menulis Qatar mempekerjakan sekitar tiga ribu warga Korea Utara.

Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (Twitter/DXBMediaOffice)

70 persen perusahaan di Dubai terancam tutup gegara dampak Covid-19

Pertumbuhan ekonomi Dubai tahun lalu hanya 1,94 persen, paling rendah sejak krisis keuangan global pada 2008-2009.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan Presiden Joko Widodo berdiri di teras Istana Bogor, di sela pertemuan bilateral dilakoni kedua pemimpin itu pada 1 Maret 2017. (Dokumentasi Albalad.co)

Utang Arab Saudi melonjak 1.560 persen sejak Raja Salman berkuasa

Di akhir tahun lalu, utang negara Kabah itu mencapai Rp 2.719 triliun. Padahal sampai 2014, utang Saudi hanya Rp 175 triliun.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Arab Saudi borong saham Boeing, Citigroup, Disney, dan Facebook

PIF telah membeli saham seharga Rp 12,3 triliun di British Petroleum, Rp 10,6 triliun di Boeing, Rp 7,4 triliun di Walt Disney, serta saham senilai Rp 7,8 triliun di Citigroup dan Facebook.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Arab Saudi akan kurangi lagi produksi minyaknya satu juta barel mulai bulan depan

Mulai bulan depan, produksi minyak Saudi menjadi 7,492 juta barel per hari, jauh di bawah kapasitas produksi lebih dari 12 juta barel saban hari.





comments powered by Disqus