bisnis

Indonesia amat andalkan produk teknologi asal Israel

"Masyarakat Indonesia tentu akan amat kaget bila mengetahui betapa perekonomian mereka sangat banyak menggunakan dan mengandalkan pada teknologi Israel, seperti banyak negara muslim lainnya," kata Shahaf

04 Agustus 2017 07:10

Pengusaha asal Israel Emmanuel Shahaf kemarin membenarkan Indonesia, seperti negara-negara berpenduduk mayoritas muslim lainnya, sangat mengandalkan produk berteknologi mutakhir dari negara Zionis itu.

Dia bilang banyak produk teknologi dari Israel telah memasuki pasar Indonesia. Menurut dia, barang-barang asal negara Bintang daud dijual ke Indonesia berupa produk industri berteknologi tinggi, perangkat keras dan peranti lunak di sektor keamanan, teknologi mutakhir, serta peranti lunak untuk keuangan dan pendidikan.

Selain itu, tambah, Shahaf, operator-operator telepon seluler di Indonesia juga menggunakan produk telekomunikasi dan perangkat lunak dari Israel. Namun dia menolak menyebut nama merek produk atau jenis barangnya. Dia juga tidak mau memberitahu perusahaan mana saja menjadi konsumen produk teknologi Israel.

"Masyarakat Indonesia tentu akan amat kaget bila mengetahui betapa perekonomian mereka sangat banyak menggunakan dan mengandalkan pada teknologi Israel, seperti banyak negara muslim lainnya," kata Shahaf kepada Albalad.co melalui pesan WhatsApp. Dia tidak yakin ada barang-barang konsumtif asal Israel masuk ke pasar Indonesia.

Meski tidak memiliki hubungan diplomatik, hubungan dagang dan investasi antara Indonesia dan Israel sudah berlangsung lama. Keran hubungan ekonomi secara resmi dibuka di era Presiden Abdurrahman Wahid.  

Shahaf meyakini hubungan ekonomi ini menguntungkan kedua negara.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Todays Zaman)

Turki memulai lagi penerbangan kargo dengan Israel

Di hari sama pesawat kargo Israel mendarat di Istanbul, Erdogan mengecam rencana aneksasi wilayah Tepi Barat.

Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (Twitter/DXBMediaOffice)

70 persen perusahaan di Dubai terancam tutup gegara dampak Covid-19

Pertumbuhan ekonomi Dubai tahun lalu hanya 1,94 persen, paling rendah sejak krisis keuangan global pada 2008-2009.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan Presiden Joko Widodo berdiri di teras Istana Bogor, di sela pertemuan bilateral dilakoni kedua pemimpin itu pada 1 Maret 2017. (Dokumentasi Albalad.co)

Utang Arab Saudi melonjak 1.560 persen sejak Raja Salman berkuasa

Di akhir tahun lalu, utang negara Kabah itu mencapai Rp 2.719 triliun. Padahal sampai 2014, utang Saudi hanya Rp 175 triliun.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Arab Saudi borong saham Boeing, Citigroup, Disney, dan Facebook

PIF telah membeli saham seharga Rp 12,3 triliun di British Petroleum, Rp 10,6 triliun di Boeing, Rp 7,4 triliun di Walt Disney, serta saham senilai Rp 7,8 triliun di Citigroup dan Facebook.





comments powered by Disqus