bisnis

Renault akan bangun pabrik mobil seharga US$ 778 juta di Iran

Iran menghasilkan 1,35 juta kendaraan saban tahun dan pemerintah berharap produksinya bisa meningkat menjadi tiga juta unit per tahun pada 2025.

08 Agustus 2017 06:28

Pabrik mobil asal Prancis, Groupe Renault, kemarin di Ibu Kota Teheran menandatangani perjanjian kerja sama dengan dua perusahaan Iran, IDRO dan perusahaan swasta Negin Group, untuk membangun pabrik mobil di negara Mullah itu.

Nilai investasi buat membangun pabrik mobil itu adalah US$ 778 juta. Sebanyak 60 persen kepemilikan di Renault dan masing-masing 20 persen saham kepunyaan IDRO dan Negin.

Chairman IDRO Mansur Muazzami bilang pabrik mobil patungan tersebut bakal mulai berproduksi tahun depan dengan kapasitas 150 ribu kendaraan setahun. Dia menambahkan pabrik ini akan menyerap hampir tiga ribu tenaga kerja secara langsung.

Renault mencapai kesepakatan dengan IDRO untuk membuka pabrik mobil di Iran saat Paris Auto Show September tahun lalu.

Iran menghasilkan 1,35 juta kendaraan saban tahun dan pemerintah berharap produksinya bisa meningkat menjadi tiga juta unit per tahun pada 2025.

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Saudi paksa para konglomerat berinvestasi di Aramco

Aramco akan melepas hingga tiga miliar lembar saham (1,5 persen dari total saham) dan diperkirakan dapat meraup dana segar US$ 25,9 miliar. 

Ali Khamenei (kiri) saat Perang Iran-Irak. (Wikipedia)

Khamenei setujui kenaikan harga bensin sebesar 50 persen meski diprotes rakyat Iran

Kendaraan pribadi hanya mendapat jatah bensin 60 liter sebulan dengan harga naik 50 persen menjadi 15 ribu rial (US$ 0,15) per liter. Kalau membeli lagi melebihi kuota kena tambahan harga 30 ribu rial (US$ 0,26) tiap liternya.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Aramco akan lepas 1,5 persen saham dengan harga 30-32 riyal per lembar

IPO Aramco dijadwalkan berlangsung pada 11 Desember di Bursa Saham Saudi.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Saudi gelontorkan Rp 9,8 triliun untuk bantuan tunai bagi warga miskin bulan ini

Sejak program bantuan langsung tunai diluncurkan, negara Kabah itu sudah menghabiskan Rp 218,5 triliun.





comments powered by Disqus