bisnis

Harga bensin di Arab Saudi naik 80 persen mulai November

Harga bensin di negara Kabah itu termurah di kawasan Arab Teluk.

21 September 2017 10:50

Arab Saudi berencana menaikkan harga jual bensin dan avtur hingga sekitar 80 persen mulai November mendatang.

Sejumlah sumber mengungkapkan harga bensin beroktan 91 bakal seharga 1,35 riyal per liter dari 75 halala. Sedangkan harga bensin beroktan 95 akan meningkat dari 90 halala seliter menjadi 1,62 riyal.

Kenaikan harga bensin itu sesuai Visi Arab Saudi 2030, salah satu soal pencabutan subsidi terhadap bahan bakar kendaraan bermotor, listrik, dan air. Harga bahan bakar di negara Kabah itu paling murah di kawasan Arab Teluk.

Sumber-sumber tersebut bilang kenaikan harga bensin akan terus berlanjut.

Rencana kenaikan harga bensin ini berlangsung di tengah masih melorotnya harga minyak mentah global, terjadi sejak pertengahan 2014. Akibatnya, menurut prediksi IMF (Dana Moneter Internasional), Arab Saudi mengalami defisit selama 2015-2020.

Berikut daftar harga bensin per liter di kawasan Arab Teluk saat ini:

Arab Saudi

Besin biasa    : US$ 0,12
Premium        : US$ 0,24
Solar        : US$ 0,20

Uni Emirat Arab

Besin biasa    : US$ 0,51
Premium        : US$ 0,51
Solar        : US$ 0,47

Qatar

Besin biasa    : US$ 0,41
Premium        : US$ 0,44
Solar        : US$ 0,41

Bahrain

Besin biasa    : US$ 0,32
Premium        : US$ 0,43
Solar        : US$ 0,33

Oman

Besin biasa    : US$ 0,51
Premium        : US$ 0,48
Solar        : US$ 0,46

Kuwait

Besin biasa    : US$ 0,36
Premium        : US$ 0,35
Solar        : US$ 0,25

Para pejabat Saudi Aramco dan Tadawul (Bursa Saham Saudi) meluncurkan IPO Aramco di Tadawul di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 11 Desember 2019. (Saudi Gazette)

Harga sahamnya terus meroket, valuasi Aramco sempat tembus US$ 2 triliun

Aramco menjanjikan pembagian dividen untuk para investor paling sedikit US$ 75 miliar per tahun hingga 2024.

Para pejabat Saudi Aramco dan Tadawul (Bursa Saham Saudi) meluncurkan IPO Aramco di Tadawul di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 11 Desember 2019. (Saudi Gazette)

Saham Aramco mulai diperdagangkan di Bursa Saudi

Harga saham perusahaan minyak dan gas Saudi itu tadinya 32 riyal per lembar naik menjadi 35,2 riyal hanya dalam beberapa detik setelah mulai diperdagangkan di Tadawul

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan cucunya, Pangeran Abdul Aziz bin Khalid bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

Arab Saudi proyeksikan defisit Rp 699 triliun pada 2020

"Privatisasi adalah prioritas utama pemerintah," ujar Muhammad al-Jadaan.

Seorang pekerja Saudi Aramco tengah memantau situasi di fasilitas milik perusahaan itu. (saudiaramco.com)

Banjir peminat, nilai tawaran atas saham Aramco sudah capai angka Rp 624 triliun

IPO Aramco akan dilakukan pada 11 Desember di Bursa Saham Saudi (Tadawul).





comments powered by Disqus