bisnis

Emirates akan terima A380 keseratus bulan depan

Maskapai melayani penerbangan ke 140 kota di 81 negara itu dibentuk pada 1985. Emirates sekarang mempunyai 239 pesawat.

21 Oktober 2017 06:01

Emirates Airline, operator Airbus A380 terbanyak sejagat, bakal menerima armada A380 keseratusnya bulan depan.

Presiden Emirates Sir Tim Clark bilang maskapa asal Dubai, Uni Emirat Arab, itu akan terus berinvestasi agar bisa memberikan layanan terbaik kepada pelanggan. "Pesawat A380 telah dan kian sangat tersohor di antara konsumen kami. Banyak dari mereka sengaja merencanakan perjalanan supaya bisa terbang dengan A380," kata Clark.

Emirates kini mengoperasikan A380 ke 48 rute di enam benua, hampir sepertiga dari total jalur penerbangannya ke seluruh dunia. Tahun ini,Emirates membuka rute dari Dubai ke Sao Paulo (Brasil), Kasablanka (Maroko), dan Nice (Prancis).

Maskapai melayani penerbangan ke 140 kota di 81 negara itu dibentuk pada 1985. Emirates sekarang mempunyai 239 pesawat.

Pesawat Emirates Airline. (Arabian Business)

Tolak layani rute Dubai-Tel Aviv, pilot Emirates Airline ditangguhkan

Emirates membuka rute Dubai-Tel Aviv bulan depan.

Deretan pesawat milik maskapai Emirates Airline di Bandar Udara Internasional Dubai di Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (@emirates/Twitter)

Emirates rugi Rp 48 triliun di semester pertama 2020

Maskapai asal Dubai ini mendapat suntikan dana dari pemerintah sebesar Rp 28,3 triliun.

Pesawat milik maskapai Emirates Airline di Bandar Udara Internasional Ratu Alia di Ibu Kota Amman, Yordania, 25 April 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Emirates tanggung biaya pengobatan bagi penumpangnya terinfeksi Covid-19

Sebelum muncul pandemi Covid-19 Maret lalu, Emirates - mulai beroperasi sejak Oktober 1985 - melayani 157 kota di 80 negara.

Deretan pesawat milik maskapai Emirates Airline di Bandar Udara Internasional Dubai di Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (@emirates/Twitter)

Jumlah karyawan Emirates dipecat bisa bertambah menjadi sembilan ribu orang

Maskapai asal Dubai ini sudah memberhentikan enam ribu staf sejak muncul pandemi Covid-19 Maret lalu.





comments powered by Disqus