bisnis

CEO Aramco bilang IPO di semester kedua 2018

IPO Aramco diyakini bakal menjadi yang terbesar di dunia dan dapat meraup dana sekitar US$ 100 miliar.

24 Oktober 2017 04:41

CEO Saudi Aramco Amin Nasir kemarin bilang IPO (penjualan saham perdana) akan dilaksanakan di semester kedua tahun depan. Pernyataannya itu membantah sejumlah laporan menyebutkan bakal terjadi penundaan.

"Kami selalu katakan kami akan masuk bursa pada 2018, lebih spesifik lagi di paruh kedua 2018," kata Nasir dalam wawancara dengan stasiun televisi CNBC di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi.

Dia menambahkan rencana IPO berjalan sesuai dijadwalkan. Bursa tempat Aramco akan IPO dan jumlah saham akan dilepas juga akan dibahas. Tapi dipastikan IPO itu akan dilakukan di Bursa Saham Arab Arab Saudi (Tadawul) dan di satu atau dua bursa internasional.

Nasir menekankan pemerintah Arab Saudi tidak ada pembicaraan dengan Cina atau investor lain untuk menjual saham Aramco, perusahaan diperkirakan bernilai US$ 2 triliun.

IPO Aramco diyakini bakal menjadi yang terbesar di dunia dan dapat meraup dana sekitar US$ 100 miliar.

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco akan tawarkan setengah persen sahamnya kepada investor individual

Buat tahap awal, Aramco akan melepas dua persen sahamnya di Bursa Saham Arab Saudi (Tadawul).

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco raup pendapatan bersih Rp 951 triliun

Aramco tahun lalu memperoleh laba Rp 1.554 triliun dan Rp 656 triliun di semester pertama tahun ini.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

IPO Aramco akan dilakukan di Bursa Saham Saudi

Aramco diprediksi melepas satu persen sahamnya di Tadawul tahun ini dan satu persen lagi pada 2020. Sedangkan tiga persen lainnya akan dijual di bursa internasional pada 2020 atau 2021.

Seorang karyawan Saudi Aramco tengah bertugas. (saudiaramco.com)

Aramco tunda pelaksanaan IPO

Tadinya dijadwalkan pada 20 Oktober di Tadawul.





comments powered by Disqus