bisnis

SoftBank akan terlibat dalam proyek kota US$ 500 miliar di Arab Saudi

Kota raksasa Neom ini diklaim sebagai tempat teraman, paling efisien, paling berorientasi masa depan, dan lokasi terbaik untuk tinggal dan bekerja di Arab Saudi.

25 Oktober 2017 20:22

SoftBank Group Corporation dari Jepang akan ikut terlibat dalam proyek pembangunan kota raksasa disebut Neom senilai lebih dari US$ 500 miliar.

CEO SoftBank Group Masayoshi Son kemarin bilang Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman telah meminta dia untuk terlibat dalam proyek ambisius tersebut. Namun dia tidak menyebutkan berapa dana bakal digelontorkan SoftBank dalam proyek Neom itu.

"Saya kira Neom adalah sebuah kesempatan fantastis," kata Son dalam konferensi mengenai investasi digelar di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, selama 24-26 Oktober. Dia menambahkan SoftBank Vision Fund juga bakal berinvestasi di Saudi Electricity Company (SEC).

Pangeran Muhammad bin Salman kemarin mengumumkan akan membangun kota bernilai lebih dari US$ 500 miliar di wilayah barat daya negara Kabah itu.

Kota raksasa Neom ini diklaim sebagai tempat teraman, paling efisien, paling berorientasi masa depan, dan lokasi terbaik untuk tinggal dan bekerja di Arab Saudi. Proyek itu terletak di barat daya Saudi dan menempati lahan seluas 26.500 kilometer persegi.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan Presiden Joko Widodo berdiri di teras Istana Bogor, di sela pertemuan bilateral dilakoni kedua pemimpin itu pada 1 Maret 2017. (Dokumentasi Albalad.co)

Utang Arab Saudi melonjak 1.560 persen sejak Raja Salman berkuasa

Di akhir tahun lalu, utang negara Kabah itu mencapai Rp 2.719 triliun. Padahal sampai 2014, utang Saudi hanya Rp 175 triliun.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Arab Saudi borong saham Boeing, Citigroup, Disney, dan Facebook

PIF telah membeli saham seharga Rp 12,3 triliun di British Petroleum, Rp 10,6 triliun di Boeing, Rp 7,4 triliun di Walt Disney, serta saham senilai Rp 7,8 triliun di Citigroup dan Facebook.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Arab Saudi akan kurangi lagi produksi minyaknya satu juta barel mulai bulan depan

Mulai bulan depan, produksi minyak Saudi menjadi 7,492 juta barel per hari, jauh di bawah kapasitas produksi lebih dari 12 juta barel saban hari.

Pompa bensin di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Harga bensin di Arab Saudi turun

Harga baru itu berlaku selama bulan ini. 





comments powered by Disqus