bisnis

New York, London, Tokyo, dan Hong Kong dipertimbangkan sebagai lokasi IPO Aramco

Banyak phak meyakini IPO lima persen saham Aramco tersebut bakal menjadi yang terbesar sepanjang sejarah dan diprediksi bisa meraup dana US$ 100 miliar.

26 Oktober 2017 05:26

Saudi Aramco, perusahaan minyak dan gas milik pemerintah Arab Saudi, berencana melakukan IPO (penjualan saham perdana) tahun depan.

CEO Aramco Amin Nasir Selasa lalu bilang IPO itu selain dilaksanakan di Bursa Saham Arab Saudi (Tadawul), juga bakal dilakoni di bursa internasional. Dia menyebutkan bursa di New York, London, Tokyo, dan Hing Kong, tengah dipertimbangkan untuk menjadi tempat IPO.

"Semua informasi rinci sedang dikaji dan lokasi IPO bakal diputuskan nanti," kata Nasir kepada wartawan di sela konferensi bertajuk the Future Investment Initiative, berlangsung di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi.

Nasir sudah menyatakan IPO Aramco akan dilangsungkan di semester kedua 2018 dan tidak ada penundaan.

Banyak phak meyakini IPO lima persen saham Aramco tersebut bakal menjadi yang terbesar sepanjang sejarah dan diprediksi bisa meraup dana US$ 100 miliar.

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Saudi paksa para konglomerat berinvestasi di Aramco

Aramco akan melepas hingga tiga miliar lembar saham (1,5 persen dari total saham) dan diperkirakan dapat meraup dana segar US$ 25,9 miliar. 

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Aramco akan lepas 1,5 persen saham dengan harga 30-32 riyal per lembar

IPO Aramco dijadwalkan berlangsung pada 11 Desember di Bursa Saham Saudi.

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco akan tawarkan setengah persen sahamnya kepada investor individual

Buat tahap awal, Aramco akan melepas dua persen sahamnya di Bursa Saham Arab Saudi (Tadawul).

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco raup pendapatan bersih Rp 951 triliun

Aramco tahun lalu memperoleh laba Rp 1.554 triliun dan Rp 656 triliun di semester pertama tahun ini.





comments powered by Disqus