bisnis

Arab Saudi segera terbitkan visa turis

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman Agustus lalu mengumumkan rencana membangun resor supermewah terbesar di dunia.

01 November 2017 10:25

Arab Saudi berencana menerbitkan visa turis segera buat menggaet para pelancong asing.

"Visa turisbakal diberlakukan segera," kata kepala otoritas turisme Arab Saudi Pangeran Sultan bin Salman bin Abdul Aziz melalui keterangan tertulis kemarin. Namun dia tidak memberitahu jadwal keluarnya visa turis itu.

Arab Saudi memang ingin menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu sumber alternatif pendapatan negara di luar minyak.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman Agustus lalu mengumumkan rencana membangun resor supermewah terbesar di dunia. Kawasan ini bakal meliputi 50 pulau seluas 34 ribu kilometer persegi terletak di Laut Merah.

Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (Twitter/DXBMediaOffice)

70 persen perusahaan di Dubai terancam tutup gegara dampak Covid-19

Pertumbuhan ekonomi Dubai tahun lalu hanya 1,94 persen, paling rendah sejak krisis keuangan global pada 2008-2009.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan Presiden Joko Widodo berdiri di teras Istana Bogor, di sela pertemuan bilateral dilakoni kedua pemimpin itu pada 1 Maret 2017. (Dokumentasi Albalad.co)

Utang Arab Saudi melonjak 1.560 persen sejak Raja Salman berkuasa

Di akhir tahun lalu, utang negara Kabah itu mencapai Rp 2.719 triliun. Padahal sampai 2014, utang Saudi hanya Rp 175 triliun.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Arab Saudi borong saham Boeing, Citigroup, Disney, dan Facebook

PIF telah membeli saham seharga Rp 12,3 triliun di British Petroleum, Rp 10,6 triliun di Boeing, Rp 7,4 triliun di Walt Disney, serta saham senilai Rp 7,8 triliun di Citigroup dan Facebook.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Arab Saudi akan kurangi lagi produksi minyaknya satu juta barel mulai bulan depan

Mulai bulan depan, produksi minyak Saudi menjadi 7,492 juta barel per hari, jauh di bawah kapasitas produksi lebih dari 12 juta barel saban hari.





comments powered by Disqus