bisnis

Tarif listrik di Arab Saudi naik 300 persen sejak hari ini

Lebih dari 70 persen listrik dipakai untuk sistem pendingin udara.

01 Januari 2018 22:10

Arab Saudi mulai hari ini menaikkan tarif listrik hingga 300 persen. Keputusan ini dibuat lantaran layanan listrik dikenai VAT (pajak pertambahan nilai) sebesar lima persen dan terjadi perubahan sistem penghitungan tagihan.

Tadinya tarif listrik berlaku di negara Kabah itu sebesar 5 halala per kwh untuk daya 2.000 kwh per bulan, 10 halala per kwh untuk konsumsi 2001-4.000 kwh, dan 20 halala per kwh bagi penggunaan 40001-6.000 kwh saban bulan.

Setelah terjadi kenaikan sejak hari ini, tarif konsumsi listrik sebesar 18 halala per kwh buat daya 1-6.000 kwh tiap bulan. Sedangkan pemakaian di atas 6.000 kwh sebulan dikenai biaya 30 halala per kwh.

Sebagai contoh, seorang konsumen saat ini membayar 200 riyal per bulan untuk konsumsi tiga unit mesin penyejuk udara, beberapa lampu pijar, setrika, televisi, mesin cuci, video game, dan sebuah lemari es, kini mesti membayar tagihan listrik hingga 600 riyal per bulan.

Arab Saudi merupakan satu-satunya negara di dunia di mana rumah tangga mengkonsumsi lebih dari 50 persen total penggunaan listrik dan banyak listrik terbuang. Lebih dari 70 persen listrik dipakai untuk sistem pendingin udara.

Suasana jamaah bertawaf di Kabah pada Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Indonesia hentikan penerbangan ke Arab Saudi

Saban pekan terdapat lebih dari seratus penerbangan berisi jamaah umrah.

Ladang minyak dan gas di Uni Emirat Arab. (energydubai.com)

UEA temukan cadangan gas terbesar keempat di dunia

UEA merupakan pemasok gas terbesar ketujuh di dunia dan menghasilkan sekitar empat persen dari total produksi minyak global.

Pesawat Emirates Airline dan Etihad Airways, dua maskapai asal Uni Emirat Arab. (Gulf News)

UEA hentikan semua rute penerbangan Cina kecuali Beijing

UEA lebih dulu menghentikan rute penerbangan menuju dan dari Wuhan sejak 23 Januari lalu.

Infrastruktur milik Qatargas, produsen gas alam cair terbesar di dunia milik pemerintah Qatar. (Arabian Oil and Gas)

Qatar akan pasok tiga juta ton LNG per tahun ke Kuwait

Qatar merupakan produsen sekaligus eksportir gas terbesar sejagat.





comments powered by Disqus