bisnis

Saudi gelontorkan US$ 13 miliar buat kompensasi kepada warganya atas kenaikan biaya hidup

Raja Salman Jumat lalu memerintahkan pemberian hibah seribu riyal saban bulan bagi seluruh pegawai negeri dan tentara selama setahun.

07 Januari 2018 22:07

Pemerintah Arab Saudi tahun ini bakal menggelontorkan anggaran sekitar 50 miliar riyal (US$ 13,3 miliar) untuk memberikan tunjangan dan bonus kepada warga negaranya, sebagai kompensasi atas kenaikan biaya hidup.

"Alokasi 50 miliar riyal itu menunjukkan pemimpin (Raja Salman bin Abdul Aziz) memperhatikan kenyamanan dan kualitas hidup rakyatnya," kata Menteri Informasi Arab Saudi Awwad bin Saleh al-Awwad kepada surat kabar Asyarq al-Ausat hari ini.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz Jumat lalu memerintahkan pemberian hibah seribu riyal saban bulan bagi seluruh pegawai negeri dan tentara selama setahun.

Kebijakan ini diambil untuk mengurangi beban hidup warga negara Kabah itu akibat melonjaknya biaya hidup, setelah pemerintah mencabut subsidi dan memberlakukan VAT (pajak pertambahan nilai) sejak 1 Januari lalu.

Raja Salman juga memutuskan memberi bonus lima ribu riyal kepada semua tentara bertugas di perbatasan Yaman, selatan Arab Saudi. Pensiunan pegawai negeri dan tentara juga mendapat tunjangan 500 riyal per bulan selama setahun, di luar uang pensiun.

Dalam keputusannya, Raja Salman juga menaikkan tunjangan sepuluh persen untuk seluruh pelajar Saudi selama setahun.

Raja Salman juga memerintahkan penghapusan VAT atas pembelian rumah pertama oleh warga Saudi, asal harga tempat tinggal itu tidak lebih dari US$ 850 ribu.

Saudi juga memiliki program bantuan uang tunai bagi 3,2 juta keluarga kelas menengah ke bawah. Awwad mengatakan Riyadh akan menggelontorkan sekitar 30 miliar riyal untuk program ini.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Saudi gelontorkan Rp 9,8 triliun untuk bantuan tunai bagi warga miskin bulan ini

Sejak program bantuan langsung tunai diluncurkan, negara Kabah itu sudah menghabiskan Rp 218,5 triliun.

Kilang minyak di Iran. (Press TV)

Iran temukan ladang minyak baru dengan cadangan 50 miliar barel

Jumlah cadangan minyak negara Mullah itu saat ini sekitar 150 miliar barel.

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco akan tawarkan setengah persen sahamnya kepada investor individual

Buat tahap awal, Aramco akan melepas dua persen sahamnya di Bursa Saham Arab Saudi (Tadawul).

Suasana di luar bandar Udara Raja Abdul Aziz di Kota Jeddah, Arab Saudi, Juni 2017. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Saudi berlakukan pajak bandar udara mulai 1 Januari 2020

Pajak itu besarannya 21 riyal untuk penerbangan sekali jalan.





comments powered by Disqus