bisnis

Hong Kong, London, dan New York masuk dalam daftar lokasi IPO Aramco

Keputusan akhir di tangan Putera Mahkota Pangeran Muhamnad bin Salman.

15 Januari 2018 12:09

Arab Saudi telah memilih bursa saham di Hong Kong, London, dan New York sebagai lokasi pelaksanaan IPO (penjualan saham perdana) Saudi Aramco selain di Bursa Saham Arab Saudi (Tadawul).

Dua sumber mengetahui detail rencana IPO Aramco mengungkapkan keputusan lokasi IPO di tangan Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. Keduanya bilang IPO Aramco bakal dilakoni sesuai jadwal pada akhir tahun ini.

Penjualan lima persen saham Aramco diyakini akan menjadi IPO terbesar sepanjang sejarah. Dengan valuasi Aramco sekitar US$ 2 triliun, IPO Aramco diprediksi bisa meraup dana US$ 100 miliar.

Salah satu sumber mengatakan ada kemungkinan IPO Aramco dilaksanakan di bursa Hong Kong, London, dan New York selain di Tadawul. 

Sumber satunya lagi menjelaskan selain di Tadawul, IPO Aramco akan dilakoni di paling tidak dua bursa internasional. "Sejauh ini akhir 2018 masih menjadi jadwal IPO Aramco sesuai rencana," katanya. 

Fasilitas milik SABIC, salah satu perusahaan petrokimia terbesar di dunia asal Arab Saudi. (Arab News)

Perusahaan petrokimia terbesar Saudi rugi Rp 3,8 triliun di kuartal pertama 2020

Aramco menyepakati mengakuisisi saham mayoritas SABIC senilai Rp 1.042,5 triliun tahun lalu.

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Bikin sejarah, Arab Saudi produksi lebih dari 12 juta barel minyak sehari

Dalam rekaman video pendek, Aramco memperlihatkan 18,8 juta barel minyak tengah dimasukkan ke dalam 15 kapal tanker untuk ekspor.

Seorang karyawan Saudi Aramco tengah bertugas. (saudiaramco.com)

Mulai April, Aramco akan naikkan produksi minyak menjadi 12,3 juta barel sehari

Suplai 12,3 juta barel minyak itu lebih tinggi 300 ribu barel dari kapasitas maksimum Aramco, yakni 12 juta barel saban hari.

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Saham Aramco dibuka seharga 37 riyal di perdagangan hari ketiga

Aramco sudah menetapkan basis pembagian dividen tahun depan sebesar US$ 75 miliar dan sembilan pertama di tahun ini telah meraup laba US$ 68 miliar.





comments powered by Disqus