bisnis

Arab Saudi bulan depan berlakukan pajak penghasilan 10 persen bagi ekspatriat

Kementerian Tenaga Kerja Arab Saudi akan menghentikan rekrutmen dan menyetop pembaruan izin kerja terhadap 60 jenis profesi.

15 Januari 2018 15:32

Arab Saudi mulai bulan depan memberlakukan pajak penghasilan sebesar sepuluh persen kepada ekspatriat.

"Kementerian Tenaga Kerja Arab Saudi sudah mengeluarkan kebijakan itu dan akan berlaku bulan  depan," kata sumber Albalad.co dekat dengan keluarga kerajaan hari ini.

Dia menambahkan pajak penghasilan itu diterapkan terhadap pekerja asing berpenghasilan lebih dari 300 riyal per bulan. "Pajak penghasilan itu akan dikumpulkan oleh bank tempat gaji mereka ditransfer," ujarnya.

Sumber tersebut bilang pajak penghasilan ini merupakan bagian dari upaya mengurangi jumlah pekerja asing di Saudi dan terkait program Saudisasi di sektor swasta, yakni membuka kesempatan kerja seluas-luasnya untuk warga negara Saudi.

Negara Kabah itu sebelumnya menerapkan pajak ekspatriat mesti dibayar perusahaan dan pajak tanggungan orang menjadi beban pekerja asing.

Berdasarkan dokumen diperlihatkan kepada Albalad.co, Kementerian Tenaga Kerja Arab Saudi akan menghentikan rekrutmen dan menyetop pembaruan izin kerja terhadap 60 jenis profesi.

Kementerian Tenaga Kerja juga bakal menyetop perekrutan untuk 23 sektor komersial.  

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Arab Saudi berhentikan 71 persen ekspatriat di sektor pemerintah

Tahun lalu, terdapat 60 ribu pekerja asing bekerja di sektor pemerintah.

Suasana Ibu Kota Sanaa, Yaman, sebelum serangan udara pasukan koalisi dipimpin Arab Saudi. (zakariya dhaman/al-jazeera)

Puluhan ribu warga Yaman eksodus dari Arab Saudi

Terdapat dua juta warga Yaman di Arab Saudi menanggung kehidupan sepuluh juta anggota keluarganya di kampung halaman.

Ekspatriat di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Kadin Arab Saudi minta pajak atas ekspatriat dihapus

Saudi memberlakukan pajak atas tiap ekspatriat sebesar 300-400 riyal tahun ini, 500-600 riyal di 2019, dan 700-800 riyal pada 2020.

Seorang lelaki berdiri di depan kantor Kementerian Tenaga Kerja Arab Saudi. (Arab News)

Arab Saudi larang ekspatriat bekerja di 12 jenis gerai

Larangan ini merupakan bagian dari program Saudisasi.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Produksi minyak Saudi kembali normal akhir bulan ini

Pangeran Abdul Aziz mengatakan produksi minyak rata-rata Saudi pada bulan ini dan bulan depan sebesar 9,89 juta barel tiap hari.

18 September 2019

TERSOHOR