bisnis

Jerman ancam cabut izin Kuwait Airways karena tolak penumpang Israel

Kejadiannya dua tahun lalu.

31 Maret 2018 16:57

Menteri Transportasi Jerman Andreas Scheuer mengancam mencabut izin bagi maskapai Kuwait Airways terbang ke negara Eropa itu.

Ancaman ini dikeluarkan setelah perusahaan penerbangan milik pemerintah Kuwait itu menolak penumpang Israel, seperti dilansir tabloid Bild.

Kejadiannya dua tahun lalu. Deutsche Welle melaporkan seorang penumpang berpaspor Israel tadinya akan terbang dari Kota Frankfurt menuju Thailand menggunakan Kuwait Airways. Setelah mengetahui ada penumpang dari negara Zionis, Kuwait Airways membatalkan tiket telah dipesan oleh penumpang tidak disebutkan identitasnya itu.

Keputusan ini diambil berdasarkan sebuah undang-undang b erlaku di Kuwait sejak 1964. Beleid ini melarang perusahaan Kuwait berhubungan dengan orang Israel.

Penumpang itu lalu mengajukan gugatan ke pengadilan di Frankfurt. Mahkamah pada November tahun lalu memutuskan pelarangan oleh Kuwait Airways terhadap penumpang Israel bisa dibenarkan.

Meski begitu, pemerintah Jerman mencoba melobi Kuwait agar bertindak lunak, namun tidak berhasil.

Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdul Aziz bin Salman didampingi Chairman Saudi Aramco yasir ar-Rumayyan dan CEO Aramco Amin Nasir dalam jupa pers di Kota Jeddah, 17 September 2019. (Saudi Gazette)

Produksi minyak Saudi kembali normal akhir bulan ini

Pangeran Abdul Aziz mengatakan produksi minyak rata-rata Saudi pada bulan ini dan bulan depan sebesar 9,89 juta barel tiap hari.

Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdul Aziz bin Salman. (Saudi Gazette)

Produksi 5,7 juta barel minyak Saudi dihentikan setelah dua fasilitas Aramco diserang

Serbuan pesawat nirawak itu juga menghentikan produksi dua miliar kaki kubik gas per hari.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Aramco siap laksanakan IPO dalam dua tahap

IPO Aramco tahap pertama di Tadawul akan dilakukan tahun ini.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

IMF sarankan Arab Saudi naikkan VAT jadi 10 persen

IMF memperkirakan defisit anggaran Saudi tahun ini bakal meningkat menjadi 6,5 persen dari produk domestik bruto dari 5,9 persen tahun lalu.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Produksi minyak Saudi kembali normal akhir bulan ini

Pangeran Abdul Aziz mengatakan produksi minyak rata-rata Saudi pada bulan ini dan bulan depan sebesar 9,89 juta barel tiap hari.

18 September 2019

TERSOHOR