bisnis

Arab Saudi hapus utang negara-negara miskin berjumlah US$ 6 miliar

Saudi menyumbang 1,9 persen dari pendapatan nasionalnya untuk membantu negara-negara miskin.

01 November 2018 04:35

Pemerintah Arab Saudi Selasa lalu mengumumkan bakal mengahpus utang negara-negara miskin berjumlah US$ 6 miliar. Keputusan ini dihasilkan dalam rapat kabinet.

Namun tidak ada penjelasan secara rinci negara-negara miskin mana saja akan dihapus utangnya oleh Arab Saudi.

Ketua komite dua dalam kantor perwakilan Arab Saudi untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa Muhammad bin Abdurrahman al-Qadi bilang langkah ini bagian dari upaya negara Kabah ituuntuk mendukung Rencana Pembangunan Berklanjutan PBB 2030.

Dia menambahkan Saudi sangat prihatin dengan berkurangnya kontribusi terhadap dana pembangunan berkelanjutan itu.

Arab Saudi termasuk negara memberikan subsidi besar kepada negara-negara miskin. Negeri Dua Kota Suci ini menyumbang 1,9 persen dari pendapatan nasionalnya untuk membantu mereka, sedangkan target PBB hanya 0,7 persen.

Selama lebih dari tiga dasawarsa, menurut Qadi, Arab Saudi telah memberikan bantuan kemanusiaan lebih dari US$ 100 miliar.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Aramco sepakati penjualan saham perusahaan jaringan pipa minyaknya senilai Rp 179,7 triliun dengan konsorsium EIG

Menurut EIG, kontrak ini memiliki total nilai ekuitas sekitar US$ 25,3 miliar.

Ekspatriat di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Izin industri di Arab Saudi akan berjangka waktu lima tahun

Kebijakan ini dibuat untuk memastikan stabilitas dan keberlangsung sektor industri di negara Kabah itu.

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Butuh fulus buat bayar dividen, Aramco terbitkan sukuk dolar senilai Rp 86,9 triliun

Aramco menjanjikan dividen US$ 75 miliar setahun kepada para investor setelah melakukan IPO sebanyak 1,5 persen pada Desember 2019.

Pesawat milik maskapai Emirates Airline. (Twitter/@emirates)

Emirates Airline rugi Rp 78,7 triliun karena pandemi Covid-19

Sebelum pandemi Covid-19, Emirates Airline mempekerjakan 60.033 staf, termasuk 4.300 pilot dan hampir 22 ribu kru kabin. Sekarang jumlah karyawan Emirates melorot menjadi 40.801 orang.





comments powered by Disqus