bisnis

ADNOC dan Pertamina teken perjanjian pengembangan minyak dan gas

Ruang lingkup proyek tercakup dalam perjanjian termasuk investasi Uni Emirat Arab (UEA) di sektor hulu minyak dan gas, kilang dan petrokimian, LNG, LPG, avtur, dan stasiun pengisian bahan bakar umum di Indonesia.

25 Juli 2019 14:03

The Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC) kemarin menandatangani sebuah perjanjian dengan PT Pertamina (Persero) untuk pengembangan minyak dan gas di kedua negara dan secara global.

Melalui keterangan tertulis, ADNOC menyebutkan perjanjian kerangka kerja strategis komprehensif itu diteken di sela kunjungan resmi Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhammad bin Zayid an-Nahyan ke Indonesia.

Ruang lingkup proyek tercakup dalam perjanjian termasuk investasi Uni Emirat Arab (UEA) di sektor hulu minyak dan gas, kilang dan petrokimian, LNG, LPG, avtur, dan stasiun pengisian bahan bakar umum di Indonesia.

Kedua negara juga setuju untuk bekerjasama dalam sektor transportasi, perdagangan, dan penyimpanan di UEA.

Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (visitabudhabi.ae)

Delegasi bisnis UEA berkunjung ke Jakarta

Delegasi ini akan dipimpin oleh Menteri Energi dan Industri Suhail al-Mazrawi. Delegasi ini berisi para pengusaha dari sektor minyak dan gas, pariwisata, real estate, dan industri.

CEO Aramco Amin Nasir dan Menteri Negara Uni Emirat Arab (UEA) sekaligus CEO ADNOC Group Sultan Ahmad al-Jabir menandatangani perjanjian kerjasama untuk membangun kilang di Ratnagiri, India. (Arabian Business)

Aramco dan ADNOC patungan bangun kilang raksasa di India

Berkapasitas 1,2 juta liter sehari dan bernilai US$ 44 miliar.

CEO ADNOC Group Sultan Ahmad al-Jabir dan Chairman CNPC Wang Yilin saat penandatanganan kerjasama konsesi ladang minyak di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (Arabian Business)

CNPC bayar Rp 16 triliun buat dapat konsesi ladang minyak di Abu Dhabi

CNPC melalui anak usahanya, PetroChina mendapat sepuluh persen saham di ladang minyak Ummu Syaif dan Nasr, serta sepuluh persen saham lagi di blok Lower Zakum.

Pompa bensin ADNOC di Uni Emirat Arab. (Arabian Business)

ADNOC teken kontrak senilai Rp 20 triliun dengan Total

Total akan mendapat 20 persen saham di Ummu Syaif dan Nasr, serta lima persen saham di Lower Zakum.





comments powered by Disqus