bisnis

Arab Saudi berencana impor gas dari Israel

Kedua negara tidak memiliki hubungan diplomatik ini membahas rencana pembangunan jaringan pipa bakal menghubungkan Arab Saudi dengan Eilat.

03 Agustus 2019 12:10

Mantan Menteri Informasi Israel Ayub Kara mengungkapkan Arab Saudi tengah dalam pembicaraan dengan Israel untuk mengimpor gas alam dari negara Zinis itu.

Kedua negara tidak memiliki hubungan diplomatik ini membahas rencana pembangunan jaringan pipa bakal menghubungkan Arab Saudi dengan Eilat. Ayub Kara mengetahui kabar mengagetkan itu berdasarkan obrolannya dengan para pejabat senior.

Eilat, kota di tepi Teluk Aqabah dipilih lantaran dekat dengan Arab Saudi. Meski begitu, kesepakatan pembelian gas oleh Arab Saudi ini memerlukan adanya hubungan resmi antara kedua negara.

"Ini tentang kepentingan saling membutuhkan antara kedua negara," kata Kara, orang dekat Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk urusan hubungan dengan negara-negara Arab.

Netanyahu beberapa kali bilang Israel kian mesra dengan negara-negara Arab dan muslim.

Israel satu dasawarsa lalu menemukan cadangan gas dalam jumlah sangat besar. Sejumlah perusahaan asing sudah meneken kontrak sebesar US$ 25 miliar namun masih ada porsi 80 persen investasi dapat diisi oleh Arab Saudi. 

Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdul Aziz bin Salman didampingi Chairman Saudi Aramco yasir ar-Rumayyan dan CEO Aramco Amin Nasir dalam jupa pers di Kota Jeddah, 17 September 2019. (Saudi Gazette)

Produksi minyak Saudi kembali normal akhir bulan ini

Pangeran Abdul Aziz mengatakan produksi minyak rata-rata Saudi pada bulan ini dan bulan depan sebesar 9,89 juta barel tiap hari.

Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdul Aziz bin Salman. (Saudi Gazette)

Produksi 5,7 juta barel minyak Saudi dihentikan setelah dua fasilitas Aramco diserang

Serbuan pesawat nirawak itu juga menghentikan produksi dua miliar kaki kubik gas per hari.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Aramco siap laksanakan IPO dalam dua tahap

IPO Aramco tahap pertama di Tadawul akan dilakukan tahun ini.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

IMF sarankan Arab Saudi naikkan VAT jadi 10 persen

IMF memperkirakan defisit anggaran Saudi tahun ini bakal meningkat menjadi 6,5 persen dari produk domestik bruto dari 5,9 persen tahun lalu.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Produksi minyak Saudi kembali normal akhir bulan ini

Pangeran Abdul Aziz mengatakan produksi minyak rata-rata Saudi pada bulan ini dan bulan depan sebesar 9,89 juta barel tiap hari.

18 September 2019

TERSOHOR