bisnis

Pangeran Saudi berutang sewa apartemen kepada perusahaan Trump sebesar Rp 25,3 miliar

Pangeran Faisal mengklaim sudah memberitahu manajemen Trump Park Avenue pada 2015: dirinya sudah tidak ingin menyewa apartemen itu lagi.

07 September 2019 19:35

Hakim Agung Negara Bagian New York Melissa Crane pada 29 Agustus lalu memutuskan Pangeran Faisal bin Abdul Majid as-Saud harus membayar utang sewa apartemen sebesar US$ 1,8 juta (kini setara Rp 25,3 miliar).

Apartemen pernah ditempati Pangeran Faisal ini terletak di lantai 21 Trump Park Avenue, Kota New York, Amerika Serikat. Trump Park Avenue adalah milik Trump Organisation, perusahaan kepunyaan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Pangeran Faisal menempati apartemen seluas hampir 663 meter persegi itu sejak 2013. Apartemen supermewah berada di gedung berlantai 35 itu memiliki tujuh kamar tidur dan delapan kamar mandi.

Trump Organisation mengajukan gugatan ke pengadilan Februari tahun lalu. Gugatan itu menyebutkan Pangeran Faisal sudah tidak membayar uang sewa apartemen sejak awal 2017, padahal dia sepakat untuk memperpanjang sewa hingga Juni tahun ini. Uang sewa dari US$ 75 ribu (Rp 1 miliar) per bulan menjadi US$ 115 ribu (Rp 1,6 miliar) saban bulan.

Pangeran Faisal mengklaim sudah memberitahu manajemen Trump Park Avenue pada 2015: dirinya sudah tidak ingin menyewa apartemen itu lagi. Bahkan, dia bilang pihak Trump Avenue sudah mengambil kunci apartemen dari dirinya di akhir 2017 tapi tidak mengembalikan deposit sebesar US$ 200 ribu.

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Saudi paksa para konglomerat berinvestasi di Aramco

Aramco akan melepas hingga tiga miliar lembar saham (1,5 persen dari total saham) dan diperkirakan dapat meraup dana segar US$ 25,9 miliar. 

Ali Khamenei (kiri) saat Perang Iran-Irak. (Wikipedia)

Khamenei setujui kenaikan harga bensin sebesar 50 persen meski diprotes rakyat Iran

Kendaraan pribadi hanya mendapat jatah bensin 60 liter sebulan dengan harga naik 50 persen menjadi 15 ribu rial (US$ 0,15) per liter. Kalau membeli lagi melebihi kuota kena tambahan harga 30 ribu rial (US$ 0,26) tiap liternya.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Aramco akan lepas 1,5 persen saham dengan harga 30-32 riyal per lembar

IPO Aramco dijadwalkan berlangsung pada 11 Desember di Bursa Saham Saudi.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Saudi gelontorkan Rp 9,8 triliun untuk bantuan tunai bagi warga miskin bulan ini

Sejak program bantuan langsung tunai diluncurkan, negara Kabah itu sudah menghabiskan Rp 218,5 triliun.





comments powered by Disqus