bisnis

Trump jatuhkan sanksi terhadap Bank Sentral Iran

Amerika bakal mengirim tambahan pasukan serta peralatan sistem pertahanan udara dan peluru kendali ke Arab Saudi untuk memperkuat pertahanan negara Kabah itu.

21 September 2019 12:56

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kemarin mengumumkan pemberian sanksi terhadap Bank Sentral Iran. Langkah ini diambil sebagai respon atas serangan dilakukan ke fasilitas minyak Arab Saudi, salah satu sekutu utama Amerika di Timur Tengah, Sabtu pekan lalu.

"Kami baru saja menjatuhkan sanksi kepada Bank Sentral Iran," katanya kepada wartawan di Oval Office. "Ini sanksi tertinggi pernah diberlakukan kepada sebuah negara."

Menanggapi kebijakan Amerika ini, Gubernur Bank Sentral Iran Abdul Nasir Hemmati menekankan Amerika sejatinya tidak memiliki kemampuan untuk menumbangkan negaranya, seperti dilansir kantor berita resmi IRNA. Dia menambahkan beragam sanksi sudah dijatuhkan sejak Amerika keluar dari kesepakatan soal nukli Iran Mei tahun lalu, tidak berpengaruh bagi ekonomi negaranya.

Amerika sebelumnya sudah menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei dan Garda Revolusi Iran.

Selain itu, dalam jumpa pers di Pentagon (Departemen Pertahanan Amerika), Menteri Pertahanan Mark Esper dan Panglima Angkatan Bersenjata Jenderal Joe Dunford bilang pihaknya bakal mengirim tambahan pasukan serta peralatan sistem pertahanan udara dan peluru kendali ke Arab Saudi untuk memperkuat pertahanan negara Kabah itu.

Serangan terhadap fasilitas kepunyaan Saudi Aramco di Abqaiq dan Khurais mengakibatkan Saudi menghentikan produksi 5,7 juta barel per hari atau setengah dari total produksi minyak negara itu.

Mobil Peugeot berseliweran di sekitar Menara Azadi di jantung Ibu Kota Teheran, Iran, Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Muhammadiyah desak Amerika cabut sanksi ekonomi terhadap Iran

Sanksi itu juga dapat berdampak terhadap negara-negara lain.

Mata uang riyal Iran. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Gubernur bank sentral Iran mundur sebab nilai tukar riyal anjlok

Sejak awal pekan ini, nilai tukar merosot menjadi 65 ribu hingga 70 ribu riyal per US$ 1.

Fasilitas milik NIOC (Perusahaan Minyak Nasional Iran). (Iran Daily)

Penjualan minyak Iran ke Eropa sudah lebih dari 300 ribu barel

Total sudah teken kontrak, Eni dan Saras segera menyusul.

Kabin pesawat ATR 72-600. (airteamimages.com)

Iran Air teken kontrak beli 20 pesawat lagi

Kontrak pembelian 20 ATR 72-600 itu senilai US$ 1,089 miliar.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Saham Aramco mulai diperdagangkan di Bursa Saudi

Harga saham perusahaan minyak dan gas Saudi itu tadinya 32 riyal per lembar naik menjadi 35,2 riyal hanya dalam beberapa detik setelah mulai diperdagangkan di Tadawul

11 Desember 2019

TERSOHOR