bisnis

Saudi gelontorkan Rp 9,8 triliun untuk bantuan tunai bagi warga miskin bulan ini

Sejak program bantuan langsung tunai diluncurkan, negara Kabah itu sudah menghabiskan Rp 218,5 triliun.

13 November 2019 15:57

Arab Saudi menggelontorkan anggaran 2,6 miliar riyal (kini setara Rp 9,8 triliun) untuk bantuan langsung tunai bagi warga miskin. 

Buat bulan ini, bantuan uang tunai bakal dibagikan kepada 84 persen dari 12,6 juta orang berhak menerima.

Sejak program bantuan langsung tunai diluncurkan, negara Kabah itu sudah menghabiskan 58,2 miliar riyal (Rp 218,5 triliun). 

Setidaknya 51 persen dari 12,6 juta warga miskin telah menerima bantuan langsung tunai. Rata-rata keluarga miskin mendapat 962 riyal per bulan. 

Bantuan langsung tunai ini diberikan buat meringan beban warga miskin setelah Saudi mencabut subsidi energi, listrik, dan air. 

 

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan cucunya, Pangeran Abdul Aziz bin Khalid bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

Arab Saudi proyeksikan defisit Rp 699 triliun pada 2020

"Privatisasi adalah prioritas utama pemerintah," ujar Muhammad al-Jadaan.

Seorang pekerja Saudi Aramco tengah memantau situasi di fasilitas milik perusahaan itu. (saudiaramco.com)

Banjir peminat, nilai tawaran atas saham Aramco sudah capai angka Rp 624 triliun

IPO Aramco akan dilakukan pada 11 Desember di Bursa Saham Saudi (Tadawul).

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

3,7 juta orang berkomitmen beli 1,02 miliar saham Aramco

IPO ini akan melepaskan 1,5 persen saham Aramco di Bursa Saham Saudi (Tadawul) bulan depan. Dari jumlah itu, 0,5 persen bagi investor ritel dan sisanya buat investor institusional. 

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Saudi paksa para konglomerat berinvestasi di Aramco

Aramco akan melepas hingga tiga miliar lembar saham (1,5 persen dari total saham) dan diperkirakan dapat meraup dana segar US$ 25,9 miliar. 





comments powered by Disqus