bisnis

Menteri energi Saudi sebut negaranya akan tetap jadi produsen minyak terbesar hingga 2050

Arab Saudi saat ini merupakan penghasil minyak dengan ongkos termurah sejagat, yakni US$ 3 per barel.

29 Juni 2020 01:34

Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdul Aziz bin Salman menegaskan negaranya akan tetap menjadi produsen minyak terbear di dunia hingga 2050.

"Kami bakal menjadi penghasil minyak terakhir dan terbesar," kata Pangeran Salman dalam sebuah konferensi digelar oleh lembaga dana investasi Saudi, Public Investment Fund (PIF), Kamis pekan lalu.

Arab Saudi saat ini merupakan penghasil minyak dengan ongkos termurah sejagat, yakni US$ 3 per barel.

Sedangkan Qatar memerlukan biaya US$ 15 untuk memproduksi tiap barel minyak, Rusia (US$ 30), Kuwait (US$ 5), Irak (US$ 6), Uni Emirat Arab (US$ 7), Oman (US$ 15), Bahrain (US$ 18), Libya (US$ 13), Aljazair (US$ 15), dan Iran (US$ 15).

Pandemi virus corona Covid-19 terjadi sekarang telah menyebabkan anjloknya permintaan miyak global, sedangkan pasokan berlebihan. Sehingga harga minyak melorot dan diperparah oleh perang harga antara Saudi dan Rusia.

Seorang pengendara mobil  di Arab Saudi sedang mengisi bensin. (Saudi Gazette)

Raja Salman tetapkan harga maksimum bensin mulai kemarin

Ini kali pertama Saudi menetapkan kembali harga tertinggi bensin sejak negeri Dua Kota Suci ini meliberalisasi tarifnya mengikuti harga pasar global.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Saudi pemasok minyak terbesar bagi Cina dalam tujuh bulan terakhir

Pasokan minyak dari negara Kabah itu buat Cina bulan ini bakal melorot.

Seorang karyawan Saudi Aramco tengah bertugas. (saudiaramco.com)

Saudi temukan empat ladang minyak dan gas baru

Dari sumur nomor 2 di Ar-Risy, bisa memperoleh 4.452 barel minyak Arab Extra Light dan 3,2 juta kaki kubik gas per hari.

CEO Saudi Aramco Amin Nasir. (Arab News)

Aramco naikkan produksi minyaknya menjadi 12 juta barel sehari

Permintaan akan minyak di kuartal kedua 2020 diperkirakan sebesar 20-25 juta barel per hari.





comments powered by Disqus