bisnis

Emirates tanggung biaya pengobatan bagi penumpangnya terinfeksi Covid-19

Sebelum muncul pandemi Covid-19 Maret lalu, Emirates - mulai beroperasi sejak Oktober 1985 - melayani 157 kota di 80 negara.

23 Juli 2020 20:24

Emirates Airline akan menjadi maskapai pertama di dunia menanggung biaya pengobatan penumpangnya terinfeksi virus corona Covid-19 ketika bepergian ke Uni Emirat Arab (UEA) dan seluruh dunia.

"Kebijakan ini atas perintah Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum (Emir Dubai sekaligus Perdana Menteri UEA)," tulis Syekh Ahmad bin Said al-Maktum, Chairman sekaligus Chief Executive Officer Emirates Airline dan Emirates Group, di akun Twitternya hari ini.

Syekh Ahmad bin Said meyakini kebijakan Emirates ini akan meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk bepergian menggunakan maskapai asal Dubai itu. Juga makin memantapkan posisi Emirates sebagai pemimpin di industri penerbangan global.

Sebelum muncul pandemi Covid-19 Maret lalu, Emirates - mulai beroperasi sejak Oktober 1985 - melayani 157 kota di 80 negara. Maskapai bermarkas di Bandar Udara Internasional Dubai ini memiliki 270 pesawat.

 

Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam pertemuan bilateral di Singapura, 20 Februari 2017. (Facebook/Lee Hsien Loong)

Prihatin atas krisis ekonomi akibat Covid-19, presiden Israel minta gajinya dipotong 10 persen

Pemerintah Israel kemarin memutuskan memotong gaji semua anggota kabinet, termasuk perdana menteri, dan seluruh anggota Knesset.

Bandar Udara Internasional Raja Abdul Aziz di Kota Jeddah, Arab Saudi. (Jeddah Airport)

Arab Saudi buka penerbangan internasional setelah 1 Januari 2021

Warga negara Arab Teluk dan non-Saudi mulai besok memasuki negara Kabah itu dengan syarat memiliki visa kerja, tinggal, atau kunjungan valid.

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (Gulf Business)

Empat ribu warga Kuwait tidak bergaji mendaftar buat dapat bantuan fulus

Sebagian besar dari 1,4 juta warga Kuwait bekerja sebagai pegawai negeri. Hanya sepuluh persen menjadi karyawan swasta.





comments powered by Disqus