bisnis

Perusahaan UEA berkomitmen pasok 10 juta dosis vaksin Covid-19 ke Indonesia

G-42 adaah perusahaan pertama UEA bekerjasama dengan perusahaan Israel dalam menangani pandemi Covid-19.

22 Agustus 2020 21:44

Group 42 (G42), perusahaan teknologi kecerdasan buatan dan komputasi awan asal Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), berkomitmen memasok sepuluh juta dosis vaksin Covid-19 bagi Indonesia. Komitmen itu mereka sampaikan dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Tohir hari ini di Abu Dhabi.

Pada pertemuan itu juga hadir wakil dari Sinopharm, perusahaan farmasi asal Cina, tengah bekerjasama dengan G42 dalam pengembangan vaksin Covid-19. "Hasil lainnya kita peroleh dari pertemuan dengan G42 adalah komitmen penyediaan awal vaksin (Covid-19) sebesar 10 juta dosis untuk 2020," kata Menteri Retno dalam jumpa pers secara virtual.

G42 terlibat aktif dalam penelitian, pengembangan, dan distribusi aplikasi pengujian serta perawatan Covid-19. G42 tengah bekerjasama dengan Kimia Farma terkait alat tes menggunakan teknologi laser dan kecerdasan buatan untuk mendeteksi virus Covid-19. Teknologi ini akan dapat membantu melacak lebih cepat virus itu dan akan membantu mendukung kegiatan ekonomi aman.

G-42 adaah perusahaan pertama UEA bekerjasama dengan perusahaan Israel dalam menangani pandemi Covid-19.

Sila baca: Perusahaan Israel dan UEA teken kesepakatan bersejarah untuk perangi Covid-19

Selain membahas kerjasama sedang berjalan, Indonesia mengusulkan kerjasama lebih strategis dalam jangka panjang, misalnya penelitian bersama menggunakan teknologi kecerdasan buatan untuk mendeteksi virus Covid-19 dan penyakit lainnya. Kemudian juga mengusulkan kerjasama distribusi produk farmasi Indonesia di pasar Timur Tengah, Afrika, dan wilayah lainnya.

Menteri Retno mengatakan pihak G42 menanggapi positif gagasan-gagasan itu dan bahkan G42 menyatakan akan segera mengirim delegasi ke Indonesia.

Sebagai hasil pertemuan dengan G42, Menteri Retno dan Menteri Erick menyaksikan pertukaran dokumen kerjasama telah ditandatangani, yakkni nota kesepahaman antara PT Kimia Farma dengan G42 Health Care Holding AI Rsc Ltd tentang kerjasama pengembangan produk-produk vaksin, mencakup bidang produk farmasi, layanan kesehatan, riset, pengembangan, dan uji klinis, serta produksi vaksin, pemasaran, dan distribusinya.

Kemudian nota kesepahaman antara PT Indo farma dengan G42 Health Care AI Holding Rsc Ltd mengenai kerjasama kesehatan meliputi bidang penelitian, pengembangan, produksi, dan distribusi tekonologi berbasis laser dan kecerdasan buatan untuk pendeteksian Covid-19.

Terkait kerjasama vaksin, lanjut Menteri Retno, Indonesia akan mengirim satu tim pengkaji untuk memantau dari dekat pelaksanaan uji klinis tahap ketiga terhadap kandidat vaksin hasil kerjsama G42 dengan Sinopharm dan ke depannya kerjasama segitiga antara Indonesia-G42-Sinopharm secara prinsip telah disepakati.

Menteri Retno menegaskan pemantauan uji klinis tahap ketiga terhadap kandidat vaksin hasil kerjasama G42-Sinopharm sangat penting bagi pengembangan kerjsama vaksin ke depan.

 

Dubai Ports World. (Arabian Business)

Konglomerat Israel berencana investasi di Indonesia

Delapan tahun lalu, Shlomi Fogel mendapat undangan dari seorang konglomerat di Indonesia untuk datang membahas rencana investasi di tanah air.

Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam pertemuan bilateral di Singapura, 20 Februari 2017. (Facebook/Lee Hsien Loong)

Prihatin atas krisis ekonomi akibat Covid-19, presiden Israel minta gajinya dipotong 10 persen

Pemerintah Israel kemarin memutuskan memotong gaji semua anggota kabinet, termasuk perdana menteri, dan seluruh anggota Knesset.

Perusahaan-perusahaan terdaftar dalam bursa paralel Nomu, diluncurkan di Arab Saudi pada 26 Februari 2017. (Supplied)

Investor UEA tanam modal di perusahaan teknologi keuangan asal Israel

Tapi Al-Balusyi tidak memberitahu berapa nilai investasi atau persentase saham dia kuasai di Fintica.

Semangkuk es krim Berlian Hitam dijual seharga Rp 10,5 juta. Es krim ini djual di kedai Scoopi di Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (www.arabianbusiness.com)

Bursa Berlian Dubai jalin kerjasama dengan Bursa Berlian Israel

Nilai ekspor berlian Israel pada 2003 sebesar US$ 3,6 miliar tahun lalu meningkat menjadi US$ 23 miliar. 





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Konglomerat Israel berencana investasi di Indonesia

Delapan tahun lalu, Shlomi Fogel mendapat undangan dari seorang konglomerat di Indonesia untuk datang membahas rencana investasi di tanah air.

28 September 2020

TERSOHOR