bisnis

Maskapai Israel minta izin biar bisa terbang lewat Arab Saudi

Delegasi resmi pertama Israel akan melawat ke UEA besok untuk membahas kerjasama di beragam bidang, termasuk penerbangan sipil, wisata, perdagangan, keuangan, kesehatan, energi, dan pertahanan.

30 Agustus 2020 06:00

Maskapai milik pemerintah Israel, El Al, telah meminta izin kepada Arab Saudi agar pesawatnya besok bisa terbang melintasi wilayah udara negara Kabah itu dalam penerbangan komersial pertama Tel-Aviv-Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA).

Situs berita Yediot Ahronot melaporkan permintaan izin itu disampaikan El Al melalui Ddewan keamanan Nasional dan mediator-mediator lainnya. Tapi hingga kabar ini dilansir, Riyadh belum memberikan keputusan.

Menurut seorang sumber kepada the Times of Israel, Kementerian Luar Negeri Israel sedang mengadakan pembicaraan dengan pihak Saudi supaya membolehkan pesawat El Al terbang melewati negara Kabah itu dan masalah ini belum rampung.

Otoritas penerbangan sipil Israel Jumat lalu sudah memasukkan pesawat El Al tujuan Tel Aviv-Abu Dhabi dengan nomor penerbangan LY971 ke dalam daftar penerbangan komersial mereka. Sedangkan dalam perjalnan kembali ke Tel Aviv, El Al akan terbang dengan nomor LY972.

Penerbangan komersial pertama Israel-UEA itu akan mengangkut delegasi resmi Israel dipimpin oleh penasihat keamanan nasional Meir Ben Shabbat. Juga ikut dalam rombongan adalah tim asal Amerika Serikat.

Delegasi Israel ini akan membahas di beragam sektor, termasuk penerbangan sipil, wisata, perdagangan, keuangan, kesehatan, energi, dan pertahanan, sebagai tindak lanjut dari perjanjian normalisasi dengan UEA dicapai pada 13 Agustus.

UEA menjadi negara berpenduduk mayoritas muslim keempat mengakui eksistensi negara Zionis itu setelah Turki, Mesir, dan Yordania.

Pesawat Israir Airlines jenis Airbus A 320 di Bandar Udara Internasional Dubai, Uni Emirat Arab. (Dubai Media Office)

Penerbangan langsung Israel-Maroko beroperasi mulai hari ini

Maroko merupakan negara memiliki komunitas Yahudi terbesar di Afrika Utara, yakni sekitar tiga ribu orang dan 700 ribu orang Yahudi asal Maroko saat ini tinggal di Israel.

Pesawat Flydubai, maskapai asal Dubai, Uni Emirat Arab. (Business Traveller)

Tiga maskapai Israel layani penerbangan Dubai-Tel Aviv mulai bulan depan

Flydubai bulan ini akan mulai melayani penerbangan Dubai-Tel Aviv dua kali saban hari.

Seorang pramugari tengah memeriksa kabin barang dalam pesawat Etihad Airways rute Jakarta-Abu Dhabi di Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta, Sabtu, 25 April 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Untuk pertama kali, pesawat UEA dari Milan menuju Abu Dhabi terbang melintasi Israel

Pesawat kargo Etihad pada Mei dan Juni lalu terbang ke Ibu Kota Tel Aviv, Israel, mengangkut bantuan kemanusiaan bagi Palestina untuk menangani wabah virus corona Covid-19.

Gedung Dubai Opera karya arsitek Janus Rostock, berlokasi di Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (designboom.com)

Nilai perdagangan Israel-UEA bisa capai US$ 4 miliar setahun

Delegasi ekonomi pertama Israel djadwalkan terbang hari ini ke UEA.





comments powered by Disqus