bisnis

Parlemen Kuwait sahkan undang-undang buat kurangi jumlah ekspatriat

Undang-undang pengurangan ekspatriat ini akan mengusir sekitar 800 ribu warga India, jumlahnya saat ini 1,45 juta atau 30 persen.

22 Oktober 2020 01:47

Parlemen Kuwait pekan ini secara bulat telah mengesahkan undang-undang untuk mengurangi jumlah ekspatriat di negara Arab Teluk itu. Beleid ini akan memaksa ratusan ribu pekerja asing meninggalkan Kuwait.

Ekspatriat di negara Arab supertajir ini sebanyak 3,4 juta - baik memiliki keahlian atau tidak - dari 4,8 juta penduduk.

Undang-undang pengurangan jumlah ekspatriat itu bagian dari reformasi dilakukan Kuwait untuk mengatasi krisis ekonomi akibat penurunan harga minyak global dan pandemi virus corona Covid-19. Pengesahan beleid ini berlangsung sebulan menjelang pemilihan anggota parlemen.

Perdana Menteri Kuwait Syekh Sabah al-Khalid as-Sabah Juni lalu berjanji mengurangi jumlah ekspatriat dari 70 persen menjadi 30 persen dari total penduduk.

Undang-undang baru itu juga membatasi jumlah pekerja asing boleh direkrut tiap perusahaan saban tahun, berdasarkan keahlian mereka.

Undang-undang pengurangan ekspatriat ini akan mengusir sekitar 800 ribu warga India, jumlahnya saat ini 1,45 juta atau 30 persen. Sebab beleid itu mengharuskan jumlah ekspatriat India di Kuwait tidak boleh lebih dari 15 persen.

Sedangkan pekerja asal Mesir, Filipina, dan Sri Lanka maksimal sepuluh persen dari jumlah penduduk Kuwait. Kemudian ekspatriat dari Bangladesh, Pakistan, dan Nepal diizinkan paling banyak lima persen.

ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (Arabian Business)

75 ribu ekspatriat kehilangan izin tinggal di Kuwait

Kuwait hanya memperpanjang izin tinggal setahun saja bagi ekspatriat telah berumur di atas 60 tahun dan tidak memiliki gelar sarjana.

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (Gulf Business)

Kuwait akan berhentikan 50 persen ekspatriat di sektor pemerintah

Perdana Menteri Kuwait Syekh Sabah al-Khalid as-Sabah Juni lalu mengajukan proposal untuk mengurangi jumlah ekspatriat dari 70 menjadi 30 persen.

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (Gulf Business)

Dalam tujuh tahun, Kuwait akan kurangi 1,5 juta ekspatriat

Pemerintah Kuwait berencana mengurangi jumlah warga asing menjadi 25 persen dari total penduduk di negara Arab Teluk itu.

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (Gulf Business)

Kuwait berhentikan 3.140 ekspatriat di sektor pemerintah

Pemerintah Kuwait sudah menandai 44.752 pekerja asing bakal disetop kontraknya, termasuk 3.140 sudah diberhentikan.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Google akan pasang kabel Internet menghubungkan Arab Saudi dan Israel

Kabel fiber optik Saudi-Israel ini bagian dari proyek pembangunan jaringan Internet global baru dari India sampai Eropa. 

25 November 2020

TERSOHOR