bisnis

Qatar akan bangun tiga hotel di Labuan Bajo senilai hampir Rp 7 triliun

Qatar juga mempunyai proyek investasi di kawasan ekonomi khusus Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat.   

13 Januari 2020 13:14

Qatar berencana membangun tiga hotel senilai US$ 500 juta (kini setara Rp 6,8 triliun) di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. 

"Proyek itu kerjasama antara QIA (Otoritas Investasi Qatar) dan Rajawali Property Group," kata sumber Albalad.co mengetahui rencana investasi Qatar itu hari ini. Dia menambahkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan akan mengumumkan rencana investasi Qatar tersebut Kamis pekan ini. 

Ketika dihubungi melalui pesan WhatsApp, staf Luhut bernama Hario Seto mengaku belum mengetahui informasi itu. Dia meminta Albalad.co meminta konfirmasi keoada Rajawali Property Group, bagian dari konglomerasi Rajawali Group kepunyaan taipan Peter Sondakh. 

Hingga kabar ini dilansir, CEO Rajawali Property Group Shirley Tan juga tidak menjawab beberapa kali panggilan telepon. Pesan WhatsApp juga belum dibalas. 

Labuan Bajo merupakan salah satu tujuan wisata andalan pemerintah. 

Qatar juga mempunyai proyek investasi di kawasan ekonomi khusus Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, tapi belum diketahui perkembangannya.

 

Dubai Ports World. (Arabian Business)

Konglomerat Israel berencana investasi di Indonesia

Delapan tahun lalu, Shlomi Fogel mendapat undangan dari seorang konglomerat di Indonesia untuk datang membahas rencana investasi di tanah air.

Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam pertemuan bilateral di Singapura, 20 Februari 2017. (Facebook/Lee Hsien Loong)

Prihatin atas krisis ekonomi akibat Covid-19, presiden Israel minta gajinya dipotong 10 persen

Pemerintah Israel kemarin memutuskan memotong gaji semua anggota kabinet, termasuk perdana menteri, dan seluruh anggota Knesset.

Perusahaan-perusahaan terdaftar dalam bursa paralel Nomu, diluncurkan di Arab Saudi pada 26 Februari 2017. (Supplied)

Investor UEA tanam modal di perusahaan teknologi keuangan asal Israel

Tapi Al-Balusyi tidak memberitahu berapa nilai investasi atau persentase saham dia kuasai di Fintica.

Semangkuk es krim Berlian Hitam dijual seharga Rp 10,5 juta. Es krim ini djual di kedai Scoopi di Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (www.arabianbusiness.com)

Bursa Berlian Dubai jalin kerjasama dengan Bursa Berlian Israel

Nilai ekspor berlian Israel pada 2003 sebesar US$ 3,6 miliar tahun lalu meningkat menjadi US$ 23 miliar. 





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Konglomerat Israel berencana investasi di Indonesia

Delapan tahun lalu, Shlomi Fogel mendapat undangan dari seorang konglomerat di Indonesia untuk datang membahas rencana investasi di tanah air.

28 September 2020

TERSOHOR