bisnis

Israel mulai ekspor gas ke Mesir

Sesuai kesepakatan, akan memasok 60 miliar kaki kubik LNG dari Blok Leviathan dan 25 miliar kaki kubik dari ladang Tamar selama 15 tahun.

16 Januari 2020 09:10

Israel mulai mengekspor LNG (gas alam cair) ke negara tetangganya, Mesir, sejak kemarin. Negara Zionis itu juga dapat memasok LNG ke Eropa melalui terminal-terminal LNG di Mesir.

Melalui keterangan pers bersama, Menteri Energi Israel Yuval Steinitz dan Menteri Perminyakan Mesir Tarik al-Mulla mengatakan kespor gas Israel ke Mesir akan melayani kepentingan ekonomi kedua negara.

Ekspor gas ke Mesir itu sesuai kesepakatan senilai US$ 15 miliar ditandatangani pada Februari 2018 antara Delek Drilling dan Noble Energy. Berdasarkan perjanjian. Israel akan memasok 64 miliar kaki kubik LNG ke Mesir dari ladang gas Leviathan dan Tamar, berlokasi di lepas pantai Israel.

Pasokan gas itu mulanya akan berasal dari Blok Leviathan, salah satu ladang gas terbesar di dunia ditemukan satu dasawarsa lalu dan mulai beroperasi penuh sedari 6 Januari 2020. Gas bakal dialirkan ke perusahaan Dolphinus Holdings di Mesir lewat jaringan pipa sepanjang 90 kilometer, menghubungkan Ashkelon, kota di selatan israel, dengan Kota Al-Arisy di Semenanjung Sinai, Mesir.

"hari ini menandai era baru dalam sektor energi di Timur Tengah," kata CEO Delek Drilling Yossi Abu. "Kami bangga dan merasa terhormat menjadi bagian dari momen bersejarah ini."

Tahun lalu, ekspor LNG Israel ke Eropa melalui Mesir mencapai 4,8 miliar kaki kubik, menurut data dilansir S&P Global Platt Analytics Selasa lalu.

Dalam suratnya kepada Presiden Mesir Abdil Fattah as-Sisi, Presiden Israel Reuven Rivlin menyebut dimulainya ekspor gas ke Mesir itu sebagai hari bersejarah dalam hubungan antara kedua negara. "Pasokan gas itu akan menguntungkan bagi perekonomian kita dan mempererat hubungan natara Mesir dan Israel setelah relasi damai berlangsung lebih dari 40 tahun," tulis Rivin.

Kedua negara memulai hubungan diplomatik setelah penandatanganan Perjanjian Camp David pada 1979.

Kementerian Energi Israel menyetujui ekspor LNG ke Mesir bulan lalu. Sesuai perjanjian, negara Bintang Daud ini akan memasok 60 miliar kaki kubik LNG dari Blok Leviathan dan 25 miliar kaki kubik dari ladang Tamar selama 15 tahun.

Logo Dubai Expo 2020. (Twitter/@DubaiExpo2020)

UEA minta pelaksanaan Dubai Expo 2020 diundur jadi Oktober 2021

UEA mengajukan jadwal 1 Oktober 2021-31 Maret 2022 sebagai waktu penyelenggaraan Dubai Expo 2020.

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Bikin sejarah, Arab Saudi produksi lebih dari 12 juta barel minyak sehari

Dalam rekaman video pendek, Aramco memperlihatkan 18,8 juta barel minyak tengah dimasukkan ke dalam 15 kapal tanker untuk ekspor.

Pesawat Boeing 787 milik Qatar Airways mendarat di Windhoek, Namibia. (Twitter/@qatarairways)

Qatar Airways tetap beroperasi

Walau krisis, Qatar Airways tidak memecat karyawannya.

Pesawat Emirates Airline. (Arabian Business)

Emirates hentikan semua penerbangan penumpang mulai 25 Maret

Tidak ada pemecatan karyawan, hanya gaji pokok dipotong untuk tiga bulan ke depan.





comments powered by Disqus