bisnis

Arab Saudi hentikan penerbangan internasional dua pekan

Bagi penduduk Saudi tidak bisa pulang selama penghentian berlangsung dianggap sedang liburan resmi.

14 Maret 2020 13:51

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi hari ini mengumumkan mulai besok akan menghentikan semua penerbangan internasional dari dan menuju ke negara Kabah itu. 

Kebijakan ini berlaku mulai besok dan merupakan bagian dari upaya mengurangi penyebaran virus corona Covid-19. 

"Penyetopan (penerbangan internasional) akan dimulai jam 11 pada Ahad (15 Maret 2020)," kata Kementerian Dalam Negeri melalui keterangan tertulis dikansir kantor berita resmi Saudi Press Agency. "Beberapa penerbangan akan dikecualikan untuk kasus-kasus darurat."

Bagi penduduk Saudi tidak bisa pulang selama penghentian berlangsung dianggap sedang liburan resmi. 

Arab Saudi sebelumnya melarang penerbangan dari dan menuju seluruh negara Eropa serta 12 negara di Asia dan Afrika. 

Hingga kemarin, terdapat 86  pasien Covid-19 di Arab Saudi, termaduk 48 orang di Makkah

Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam pertemuan bilateral di Singapura, 20 Februari 2017. (Facebook/Lee Hsien Loong)

Prihatin atas krisis ekonomi akibat Covid-19, presiden Israel minta gajinya dipotong 10 persen

Pemerintah Israel kemarin memutuskan memotong gaji semua anggota kabinet, termasuk perdana menteri, dan seluruh anggota Knesset.

Suasana jamaah bertawaf di Kabah pada Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Arab Saudi segera izinkan umrah buat penduduk setempat

Haji musim ini, digelar akhir Juli hingga awal Agustus lalu, hanya diikuti 950 jamaah saja dari biasanya sekitar 2,5 juta orang saban tahun.

Bandar Udara Internasional Raja Abdul Aziz di Kota Jeddah, Arab Saudi. (Jeddah Airport)

Arab Saudi buka penerbangan internasional setelah 1 Januari 2021

Warga negara Arab Teluk dan non-Saudi mulai besok memasuki negara Kabah itu dengan syarat memiliki visa kerja, tinggal, atau kunjungan valid.

Pemeriksaan suhu tubuh terhadap penumpang di sebuan bandar udara di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Dengan alasan Covid-19, Arab Saudi perlakukan ratusan imigran Ethiopia seperti binatang dalam kamp

Mereka jarang mendapat cukup makan dan minum. Mereka dipukuli saban hari. Banyak yang bunuh diri dan menjadi gila.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Konglomerat Israel berencana investasi di Indonesia

Delapan tahun lalu, Shlomi Fogel mendapat undangan dari seorang konglomerat di Indonesia untuk datang membahas rencana investasi di tanah air.

28 September 2020

TERSOHOR