bisnis

Qatar Airways tetap beroperasi

Walau krisis, Qatar Airways tidak memecat karyawannya.

31 Maret 2020 06:19

CEO Qatar Airways Akbar al-Bakar Ahad lalu menegaskan maskapainya akan terus beroperasi meski wabah virus corona Covid-19 terus meluas dan sudah dinyatakan sebagai pandemi.

Qatar Airways termasuk maskapai besar masih terus beroperasi lantaran kebanyakan sudah menghentikan penerbangan mereka. Sedangkan Emirates Airline sudah setop sejak 25 Maret lalu.

Melalui keterangan tertulis, Akbar menjelaskan maskapai milik pemerintah Qatar itu berencana mengoperasikan 1.800 penerbangan selama 29 Maret hingga 11 April. Meski begitu, dia mengakui sebagian besar hanya akan terisi setengah atau kurang dari itu.

Dia sebelumnya mengakui Qatar Airways kekurangan anggaran dan bakal meminta kepada pemerintah. "Kami cuma punya dana cukup untuk biaya operasional buat jangak waktu sangat singkat," katanya.

Walau krisis, Qatar Airways tidak memecat karyawannya.

Sampai hari ini, Covid-19 telah menginfeksi 770.653 orang, termasuk 36.946 penderita meninggal.

Pesawat Etihad Airways, maskapai asal Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, berencana membuka rute penerbangan ke Ibu Kota Tel Aviv, Israel, pada Maret 2021. (Etihad Airways)

Pandemi Covid-19 sebabkan Etihad rugi Rp 24,3 triliun tahun lalu

Secara keseluruhan sejak 2016, Etihad rugi Rp 104,5 triliun.

Pesawat Qatar Airways. (Twitter/@qatarairways)

Penerbangan langsung Saudi-Qatar dimulai lagi besok

Rute dari Doha ke Riyadh dan Dammam akan dilayani saban hari, sedangkan penerbangan menuju Jeddah empat kali sepekan.

Deretan pesawat milik maskapai Emirates Airline di Bandar Udara Internasional Dubai di Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (@emirates/Twitter)

Emirates rugi Rp 48 triliun di semester pertama 2020

Maskapai asal Dubai ini mendapat suntikan dana dari pemerintah sebesar Rp 28,3 triliun.





comments powered by Disqus