bisnis

UEA larang anak di bawah 12 tahun dan dewasa di atas 60 tahun kunjungi mal dan supermarket

Semua mal diizinkan beroperasi mulai pukul 12 siang sampai jam sepuluh malam.

06 Mei 2020 18:57

Uni Emirat Arab (UEA) sejak kemarin memutuskan melarang anak beumur di bawah 12 tahun dan orang dewasa berusia di atas 60 tahun mengunjungi mal dan supermarket atau toko ritel. Kebijakan ini dikeluarkan untuk menekan penularan virus corona Covid-19.

Kaum sepuh, pasien penyakit kronis, dan anak-anak termasuk golongan rentan terinfeksi Covid-19 lantaran sistem kekebalan tubuhnya lebih lemah.

Menurut Kementerian Kesehatan UEA, sampai kemarin terdapat 15.192 penderita Covid-19, termasuk 146 orang meninggal. Banyak yang wafat adalah orang-rang sepuh dan mengidap penyakit kronis.

Dubai pada 22 April mengumumkan akan membuka mal asal menaati protokol kesehatan, termasuk mengoperasikan 20 persen dari semua toko yang ada, membatasi tiap pengunjung maksimum tiga jam, semua pengunjung mesti memakai masker, dan menjaga jarak paling tidak dua meter dari orang lain.

Semua mal diizinkan beroperasi mulai pukul 12 siang sampai jam sepuluh malam.

Lima hari kemudian, giliran Abu Dhabi menyatakan akan membuka pusat perbelanjaannya lagi.

UEA sedari 23 Maret menutup semua mal, pusat belanja, kegiatan komersial, dan pasar terbuka kecuali pasar ikan, sayur, dan daging.

Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam pertemuan bilateral di Singapura, 20 Februari 2017. (Facebook/Lee Hsien Loong)

Prihatin atas krisis ekonomi akibat Covid-19, presiden Israel minta gajinya dipotong 10 persen

Pemerintah Israel kemarin memutuskan memotong gaji semua anggota kabinet, termasuk perdana menteri, dan seluruh anggota Knesset.

Bandar Udara Internasional Raja Abdul Aziz di Kota Jeddah, Arab Saudi. (Jeddah Airport)

Arab Saudi buka penerbangan internasional setelah 1 Januari 2021

Warga negara Arab Teluk dan non-Saudi mulai besok memasuki negara Kabah itu dengan syarat memiliki visa kerja, tinggal, atau kunjungan valid.

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (Gulf Business)

Empat ribu warga Kuwait tidak bergaji mendaftar buat dapat bantuan fulus

Sebagian besar dari 1,4 juta warga Kuwait bekerja sebagai pegawai negeri. Hanya sepuluh persen menjadi karyawan swasta.





comments powered by Disqus