bisnis

Pengebom nirawak Al-Hutiyun ledakkan tangki minyak Aramco di Jazan

Serangan itu sempat menghentikan penerbangan menuju Dammam dan Jeddah.

26 Maret 2021 08:59

Srbuah pesawat pengebom nirawak milik milisi Al-Hutiyun di Yaman semalam berhasil meledakkan satu tangki minyak di fasilitas distribusi Saudi Aramco di Jazan, Arab Saudi. 

Seorang juru bicara Kementerian Energi Arab Saudi membenarkan serbuan itu terjadi pada pukul 21:08 (jam 01:08 dini hari ini waktu Jakarta). Ledakan itu memicu kebakaran namun tidak ada korban, seperti dilansir kantor berita resmi Saudi Press Agency.

Juru bicara ini menekankan serangan-serangan Al-Hutiyun ke fasilitas kepunyaan Aramco mengganggu pula kepentingan energi global.

Serangan itu sempat menghentikan penerbangan menuju Dammam dan Jeddah.

Saudi awal pekan ini menawarkan perdamaian kepada Al-Hutiyun setelah enam tahun berperang dan gagal menumpas milisi sokongan Iran itu. 

Para pejabat Saudi Aramco dan Tadawul (Bursa Saham Saudi) meluncurkan IPO Aramco di Tadawul di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 11 Desember 2019. (Saudi Gazette)

Saudi akan rampungkan proyek penambahan kapasitas produksi satu juta barel pada 2027

Aramco berencana memperluas bisnis perdagangan minyaknya menjadi delapan juta barel tiap hari dalam lima tahun mendatang.

Saudi Aramco. (Saudi Gazette)

Aramco raup laba bersih Rp 367 triliun di kuartal kedua

Kalau dilihat dari semester pertama tahun ini, laba bersih Aramco meningkat 103 persen dibanding periode serupa tahun tahun lalu, yakni Rp 679,6 triliun.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Aramco sepakati penjualan saham perusahaan jaringan pipa minyaknya senilai Rp 179,7 triliun dengan konsorsium EIG

Menurut EIG, kontrak ini memiliki total nilai ekuitas sekitar US$ 25,3 miliar.

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Butuh fulus buat bayar dividen, Aramco terbitkan sukuk dolar senilai Rp 86,9 triliun

Aramco menjanjikan dividen US$ 75 miliar setahun kepada para investor setelah melakukan IPO sebanyak 1,5 persen pada Desember 2019.





comments powered by Disqus