bisnis

Oman jadi negara Arab Teluk keempat berlakukan VAT

Oman memprediksi dari pemberlakuan VAT mulai tahun ini bisa meraup US$ 1,04 miliar atau 1,5 persen dari produk domestik bruto. 

17 April 2021 22:37

Oman menjadi negara Arab Teluk keempat setelah Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain menerapkan VAT (pajak pertambahan nilai). Kebijakan itu berlaku kemarin. 

Oman memberlakukan VAT sebesar lima persen seperti UEA dan Bahrain. Sedangkan Saudi sejak Juli tahun lalu menaikkan tarif VAT dari lima persen menjadi 15 persen. 

Oman memprediksi dari pemberlakuan VAT mulai tahun ini bisa meraup US$ 1,04 miliar atau 1,5 persen dari produk domestik bruto. 

Pada Juni 2016, enam negara Arab Teluk - Saudi, UEA, Qatar, Kuwait, Bahrain, dan Oman - sepakat untuk menerapkan VAT lima persen. Mulai awal Januari 2018, Saudi dan UEA menjadi negara Arab Teluk pertama memberlakukan VAT. Bahrain menyusul tahun lalu. 

 

Seorang pekerja Saudi Aramco tengah memantau situasi di fasilitas milik perusahaan itu. (saudiaramco.com)

Laba Aramco di kuartal pertama 2021 naik 30 persen

Pendapatan Aramco di tiga bulan pertama 2021 melonjak 21 persen menjadi US$ 72,5 miliar, sedangkan pengeluarannya sebesar US$ 8,2 miliar.

CEO Mobileye Amnon Shashua saat menerima tamunya, CEO Intel Pat Gelsinger, di kantor Mobileye di Yerusalem, 2 Mei 2021. (Times of Israel)

Intel akan gelontorkan dana Rp 8,6 triliun buat perluas pusat riset dan pengembangan chip komputer di Israel

Intel sudah menghabiskan Rp 144 triliun buat pabrik chip komputernya di Israel.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

Bin Salman jamin tidak akan pernah berlakukan pajak penghasilan bagi warga Saudi

Baru empat dari negara Arab Teluk menerapkan VAT, yakni Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Oman. 

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Bin Salman berencana jual satu persen saham Aramco

Kalau rencana baru itu diwujudkan, maka terdapat 3,5 persen saham Aramco dijual. 





comments powered by Disqus