bisnis

Aramco sepakati penjualan saham perusahaan jaringan pipa minyaknya senilai Rp 179,7 triliun dengan konsorsium EIG

Menurut EIG, kontrak ini memiliki total nilai ekuitas sekitar US$ 25,3 miliar.

21 Juni 2021 04:50

Saudi Aramco telah menyepakati penjualan 49 persen saham perusahaan jaringan pipa minyaknya, Aramco Oil Pipelines Company, senilai US$ 12,4 miliar (kini setara Rp 179,7 triliun) dengan konsorsium dipimpin oleh EIG Global Energy Partners asal Amerika Serikat.

Ini merupakan kesepakatan bisnis terbesar sejak Aramco melakukan IPO (penjualan saham perdana) di Tadawul (Bursa Saham Arab Saudi) pada Desember 2019 dan meraup lebih dari US$ 29 miliar.

Penjualan saham minoritas Aramco Oil Pipelines Company itu menarik minat investor dari Asia, Amerika Utara, dan Timur Tengah, termasuk Mubadala dari asal Uni Emirat Arab (UEA), kemudian tergabung dalam konsorsium dikomandoi oleh EIG.

Berdasarkan perjanjian, Aramco Oil Pipelines Company bakal memberikan hak penggunaan jaringan pipa minyaknya kepada konsorsium EIG selama 25 tahun.

"Minat kami terima dari para investor memperlihatkan kepercayaan kuat terhadap operasi kami dan peluang jangka panjang dalam bisnis kami," kata Presiden sekaligus CEO Aramco Amin Nasir.

Aramco menyatakan penjualan 49 persen saham Aramco Oil Pipelines Company tidak akan membatasi produksi volume minyak mentahnya.

Melalui keterangan di situs resminya, EIG menyebutkan konsorsium mereka meliputi investor institusional dari Cina, Arab Saudi, Korea Selatan, UEA, dan Amerika Serikat. Dengan pembelian ini, konsorsium EG bisa menggunakan jaringan pipa minyak Aramco sesuai tarif dan volume minimum telah disetujui kedua pihak.

Menurut EIG, kontrak ini memiliki total nilai ekuitas sekitar US$ 25,3 miliar.

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Butuh fulus buat bayar dividen, Aramco terbitkan sukuk dolar senilai Rp 86,9 triliun

Aramco menjanjikan dividen US$ 75 miliar setahun kepada para investor setelah melakukan IPO sebanyak 1,5 persen pada Desember 2019.

Seorang pekerja Saudi Aramco tengah memantau situasi di fasilitas milik perusahaan itu. (saudiaramco.com)

Laba Aramco di kuartal pertama 2021 naik 30 persen

Pendapatan Aramco di tiga bulan pertama 2021 melonjak 21 persen menjadi US$ 72,5 miliar, sedangkan pengeluarannya sebesar US$ 8,2 miliar.

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Bin Salman berencana jual satu persen saham Aramco

Kalau rencana baru itu diwujudkan, maka terdapat 3,5 persen saham Aramco dijual. 

Serangan pengebom nirawak milik milisi Al-Hutiyun di Yaman pada 13 April 2021 menghancurkan kilang minyak milik Saudi Aramco di Kota Jeddah, Arab Saudi. (Screenshot YouTube)

Serangan Al-Hutiyun hancurkan kilang Aramco di Jeddah

Sejak berperang dengan Al-Hutiyun pada Maret 2015, Saudi keteteran dan hampir saban hari menjadi target serangan oleh milisi sokongan Iran itu.





comments powered by Disqus