bisnis

Arab Saudi beli saham perusahaan mobil sport McLaren

PIF dan Ares Management akan memborong saham McLaren senilai Rp 8 triliun

17 Juli 2021 08:17

Lembaga PIF (Dana Investasi Publik) dikepalai oleh Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman setuju untuk membeli saham McLaren Automotive, produsen mobil sport supermewah bermarkas di the McLaren Technology Centre, Woking, Inggris.

Mengutip sejumlah bankir menolak disebut identitasnya, Sky News melaporkan pembelian saham perusahaan dibangun oleh Ron Dennis pada 1985 itu akan dilakukan oleh PIF bareng Ares Management Corporation, perusahaan manajemen investasi milik konglomerat Amerika Serikat bernama Antony Ressler.

PIF dan Ares Management akan memborong saham McLaren senilai 400 juta pound sterling (kini setara Rp 8 triliun) dan sisanya sebanyak 150 juta pound sterling (Rp 3 triliun) oleh para investor sudah ada di McLaren sebelumnya, termasuk lembaga dana investasi Bahrain (Mumtakalat).

Namun belum diketahui berapa masing-masing nilai saham bakal dibeli oleh PIF dan Ares Management.

McLaren memang memerlukan dana 550 juta pound sterling.

Sejauh ini belum ada pengumuman resmi dari PIF atau McLaren mengenai penjualan saham itu.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Bin Salman ambil alih klub bola Newcastle United seharga Rp 5,8 triliun

Pembelian dilakukan melalui konsorsium dipimpin lembaga dana investasi Saudi.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Saudi bulan ini akan gelontorkan bantuan uang tunai sebesar Rp 7,2 triliun bagi 10,4 juta warganya

Rata-rata tiap keluarga memperoleh Rp 4 juta saban bulan. Program ini dimulai sejak Desember 2017 setelah Saudi melakukan liberalisasi ekonomi.

Kantor pusat Quadream berada di lantai 19 dari gedung berlokasi di Ramat Gan, Ibu Kota Tel Aviv, Israel. (Rakoon/Haaretz)

Bin Salman berlangganan dua aplikasi penyadap telepon seluler dari Israel

Aplikasi Reign bikinan perusahaan Quadream ini juga sudah dipakai oleh sebuah lembaga resmi di Indonesia.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

Bin Salman jamin tidak akan pernah berlakukan pajak penghasilan bagi warga Saudi

Baru empat dari negara Arab Teluk menerapkan VAT, yakni Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Oman. 





comments powered by Disqus