bisnis

Taliban kelola imigrasi dan bea cukai di daerah perbatasan dengan Iran

Hari ini, Taliban sudah merebut ibu kota provinsi keenam di Afghanistan.

09 Agustus 2021 20:39

Taliban sejak bulan lalu sudah mengelola imigrasi dan bea cukai di Islam Qala, daerah perbatasan Afghanistan dengan Iran berada di Provinsi Herat. Taliban bahkan sudah mengeluarkan stempel bea cukai sendiri.

Islam Qala merupakan salah satu perlintasan utama untuk perdagangan antara Afghanistan dengan Iran. Dengan mengontrl Islam Qala, Taliban dapat meraup pendapatan sekitar US$ 20 juta saban bulan.

Hari ini, Taliban sudah merebut ibu kota provinsi keenam di Afghanistan. "Kami sudah menguasai Aibak, ibu kota Provinsi Samangan," kata juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid kepada Albalad.co melalui pesan WhatsApp.

Sebelumnya sejak Jumat pekan lalu, Taliban telah mencaplok Zaranj, ibu kota Provinsi Nimruz, berbatasan dengan Iran. Kemudian Taliban mencaplok Syabarghan (Provinsi Jauzan), Kunduz (Provinsi Kunduz), Saripul (Provinsi Saripul), dan Talaqan (Provinsi Takhar).

Pesawat kargo Iran mengangkut korban luka dalam bom bunuh diri di masjid Syiah di Kota Kandahar pada 15 Oktober 2021 untuk dirawat di negara Mullah itu. (Albalad.co/Supplied)

Korban luka dalam bom bunuh diri di masjid Syiah di Kandahar dirawat di Iran

Taliban mengumumkan Maulid Nabi Muhammad jatuh hari ini sebagai hari libur nasional. Sebuah keputusan pasti ditentang oleh ISKP.

Rula Ghani, istri dari mantan Presiden Asyraf Ghani, sedang berbelanja di sebuah toko di Bandar Udara Abu Dhabi di Uni Emirat Arab, sebelum terbang ke Amerika Serikat pada 29 September 2021. (Albalad.co/Supplied)

Istri eks Presiden Afghanistan Asyraf Ghani tinggalkan Abu Dhabi menuju Amerika

Asyraf Ghani lari bareng istri dan 50 kerabatnya ke UEA setelah Taliban merebut Kabul.

Wakil Perdana Menteri Pertama Afghanistan Mullah Abdul Ghani Baradar menerima delegasi Kirgistan di Ibu Kota Kabul, 23 September 2021. (Albalad.co/Supplied)

Organisasi kemanusiaan dan dua konglomerat Israel evakuasi warga Afghanistan

Lusinan perempuan Afghanistan ini kemudian dikirim ke Uni Emirat Arab untuk ditampung sementara, sebelum bisa pindah menetap di Kanada. 

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat Afghanistan Jenderal Bismillah Muhammadi Khan (kiri) dan Jenderal Syarif Yaftali pindah ke Tajikistan setelah diusir dari Uni Emirat Arab. (Albalad.co/Supplied)

UEA usir dua jenderal Afghanistan

Bismillah Khan dan Yaftali bergabung dengan eks Wakil Presiden Amrullah Saleh dan Ahmad Masud Junior lebih dulu pindah ke Tajikistan. 





comments powered by Disqus