bisnis

Hizbullah impor bahan bakar dari Iran

Namun Nasrallah tidak menyebutkan di mana kapal tanker mengangkut bahan bakar itu akan berlabuh.

20 Agustus 2021 08:54

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah kemarin mengumumkan pihaknya sudah mengimpor bahan bakar dari Iran untuk kebutuhan Libanon memang mengalami kelangkaan bahan bakar.

Dia mengklaim sebuah kapal tanker dari negara Mullah itu sedang berlayar dan dalam hitungan jam bakal tiba di perairan Libanon. Namun dia tidak menyebutkan di mana kapal tanker mengangkut bahan bakar itu akan berlabuh.

"Kapal tanker Iran itu sudah berlayar dan dalam beberapa jam mendatang bakal memasuki Laut Mediterania merupakan perairan Libanon," kata Nasrallah dalam pidato melalui televisi untuk mnemperingati Hari Asyura.

Nasrallah menjelaskan pengiriman bahan bakar tahap pertama ini akan disalurkan untuk rumah-rumah sakit, pabrik obat dan makanan, perusahaan pembuat roti, dan pemilik generator.

Hingga kabar ini dilansir, pemerintah Libanon dan Iran belum berkomentar.

Mantan Perdana Menteri Saad Hariri menegaskan klaim Nasrallah itu berbahaya kalau memang benar. "Kedatangan kapal tanker Iran akan menambah bahaya dan sanksi untuk Libanon," ujar Hariri melalui keterangan tertulis dilansir kantornya.

Dihubungi Albalad.co melalui pesan WhatsApp, anggota parlemen Libanon dari Fraksi Hizbullah Ibrahim Musawi membenarkan soal impor bahan bakar dari Iran. "Yan memang benar," tuturnya. Namun dia tidak bisa memastikan kapan bahan bakar sangat diperlukan rakyat Libanon itu bisa sampai.

Dr. Nirit Ofir, Direktur Jenderal Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Israel-GCC. (Screenshot Zoom/Albalad.co)

Hubungan bisnis Saudi-Israel sudah berlangsung selama dua dasawarsa

UEA bisa menjadi jembatan bagi hubungan Israel dengan Saudi dan Indonesia.

Seorang anggota Hizbullah membawa RPG dalam baku tembak di Ibu Kota Beirut, Libanon, 14 Oktober 2021. (Albalad.co/Supplied)

Karena alasan keamanan, Saudi imbau warganya untuk tidak kunjungi Libanon

Sebanyak tujuh orang terbunuh dalam baku tembak di Beirut, Kamis pekan lalu. 

Tujuh korban tewas dalam baku tembak terjadi di Ibu Kota Beirut, Libanon, 14 Oktober 2021. Korban masing-masing tiga anggota Hizbullah dan Amal, serta satu perempuan. (Albalad.co/Supplied)

Korban tewas dalam baku tembak di Beirut dari pihak Hizbullah bertambah jadi tiga orang

Militer Libanon telah menangkap sembilan orang diduga terlibat dalam penembakan terhadap ratusan demonstran dari kelompok Hizbullah dan Amal.

Dua pembangkit listrik apung milik Karpowership, perusahaan asal Turki, menghentikan operasinya di Libanon pada 1 Oktober 2021 karena kontrak sudah berakhir. Karpowership sudah memasok listrik untuk Libanon sejak 2013. (Telegram)

Dua pembangkit listrik apung Turki hentikan pasokan ke Libanon

Pemadaman massal kerap terjadi di Libanon. Sebab EDL hanya mampu mengalirkan listrik empat jam saja saban hari untuk sebagian besar wilayah Libanon.





comments powered by Disqus