bisnis

Setahun Perjanjian Ibrahim, nilai perdagangan UEA dan Israel mencapai Rp 8,1 triliun

Sekitar 500 perusahaan Israel sudah bekerjasama dengan kolega mereka di UEA. 

01 September 2021 05:57

Menjelang setahun setelah Perjanjian Ibrahim ditandatangani oleh kedua negara, nilai perdagangan antara Uni Emirat Arab (UEA) dan Israel telah mencapai US$ 572 juta (kini setara Rp 8,1 triliun). 

Berdasarkan Biro Pusat Statistik Israel, angka itu terdiri dari ekspor UEA ke Israel sebesar US$ 372 juta. Sedangkan ekspor negara Zionis itu ke UEA sebanyak US$ 200 juta. 

Dewan Bisnis UEA-Israel menyebutkan nilai perdagangan antara kedua negara dapat mencapai US$ 3 miliar dalam tiga tahun ke depan. 

Sejauh ini, sekitar 500 perusahaan Israel sudah bekerjasama dengan kolega mereka di UEA. 

Berkaitan dengan Maroko, ekspor Israel ke negara Arab maghribi itu saat ini sebesar US$ 10 juta. Namun diprediksi nilai perdagangan kedua negara bisa menyentuh angka US$ 250 juta setahun. 

UEA dan Israel meneken Perjanjian Ibrahim pada 15 September tahun lalu di Gedung Putih, Ibu Kota Washington DC, Amerika Serikat. Tiga negara Arab menyusul jejak UEA itu, yakni Bahrain, Sudan, dan Maroko. 

 

Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Israel Muhammad al-Khaja (kiri) menyerahkan surat undangan untuk berkunjung ke UEA dari Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhammad bin Zayid an-Nahyan kepada Perdana Menteri Israel Naftali Bennett di kantornya di Yerusalem, 19 Oktober 2021. (Haim Tzah/GPO)

Bin Zayid undang perdana menteri Israel untuk berkunjung ke UEA

Undangan berkunjung bagi Bennett itu disampaikan dua pekan jelang lawatan Presiden Joko Widodo ke UEA, dijadwalkan datang pada 3-4 November. 

Yordania menandatangani perjanjian pembelian air tambahan dari Israel sebanyak 50 juta meter kubik pada 12 Oktober 2021 di Ibu Kota Amman, Yordania. (Rafi Ben Hakun/GPO)

Yordania beli tambahan air sebanyak 50 juta meter kubik dari Israel

Sesuai kesepakatan, Israel tahun ini akan memasok seratus juta meter kubik air ke Yordania seharga US$ 65 sen per meter kubik.

Menteri Dalam Negeri Israel mengunjungi Masjid Syekh Zayid di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 5 Oktober 2021. (Twitter)

Perjanjian bebas visa antara UEA dan Israel berlaku mulai 10 Oktober

UEA dan Israel meneken perjanjian bebas visa Januari tahun ini.

Di sela lawatannya ke Israel, Menteri Keamanan Pangan dan Air Uni Emirat Arab Maryam binti Muhammad al-Muhairi dan Menteri Pertanian Israel Oded Forer pada 14 Juli 2021 meneken nota kesepahaman soal kerjasama untuk ketahanan pangan antara kedua negara. (Twitter/miriammalmheiri)

Menteri keamanan pangan UEA melawat ke Israel

UEA dan Israel menandatangani nota kesepahaman untuk memperkuat kerjasama dalam keamanan pangan antara kedua negara dalam sektor produksi, rantai pasokan, serta riset dan pengembangan pangan.





comments powered by Disqus