bisnis

Kuwait perintahkan semua lembaga pemerintah kurangi belanja setidaknya 10 persen

Kuwait mengalami defisit 10,8 miliar dinar (kini setara Rp 511,5 triliun untuk tahun anggaran 2020-2021 berakhir 31 Maret lalu.

01 September 2021 08:29

Kabinet Kuwait memerintahkan semua lembaga pemerintah mengurangi belanja paling tidak sepuluh persen untuk mengatasi defisit. 

Kuwait menginstruksikan pula kepada Badan Sumber Daya Manusia untuk mengkaji soal insentif diberikan pemerintah bagi warga Kuwait bekerja di sektor swasta dengan gaji di atas tiga ribu dinar. 

Kuwait akan membatasi pengeluaran untuk pameran lokal dan internasional, belanja misi diplomatik, pelatihan di luar negeri, dan perawatan medis di negara lain. 

Kuwait mengalami defisit 10,8 miliar dinar (kini setara Rp 511,5 triliun untuk tahun anggaran 2020-2021 berakhir 31 Maret lalu. Angka defisit itu meningkat 174,8 persen ketimbang defisit tahun anggaran sebelumnya. 

Itu menjadi defisit terbesar sepanjang sejarah Kuwait sejak negara Arab Teluk itu pertama kali mengalami defisit pada tahun anggaran 2015-2016 sebesar 5,9 miliar dinar. 

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (Gulf Business)

Kuwait alami defisit Rp 518 triliun

Kuwait proyeksikan defisit melonjak menjadi Rp 581,2 triliun buat tahun anggaran 2021-2022.

Gambar wajah Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani di Ibu Kota Doha, Qatar. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Qatar proyeksikan defisit Rp 134 triliun pada 2021

Qatar menyusun anggaran 2021 dengan proyeksi harga minyak mentah global senilai US$ 40 per barel.   

Ibu Kota Muskat, Oman. (Gulf Business)

Oman akan berlakukan pajak penghasilan mulai 2022

IMF memperkirakan Oman tahun ini mengalami defisit 19 persen.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Arab Saudi alami defisit Rp 160 triliun di kuartal ketiga 2020

Secara keseluruhan, pendapatan Saudi dari bidang di luar minyak meroket hingga 63 persen ketimbang tahun lalu.





comments powered by Disqus