bisnis

Gulf Air memulai penerbangan perdananya ke Israel

Rute Manama-Tel Aviv mulai beroperasi saat Lapid melawat ke Bahrain.

30 September 2021 21:02

Gulf Air, maskapai milik pemerintah Bahrain, hari ini mulai mengoperasikan rute pertamanya ke Israel. 

Pesawat Gulf Air jenis Airbus A320 dan  bernomor penerbangan GF972 itu mendarat di Bandar Udara Internasional Ben Gurion, Ibu Kota Tel Aviv, Israel. 

Setibanya di Gurion, pilot dan kopilot Gulf Air mengibarkan bendera Bahrain dan Israel dari dalam ruang kokpit. 

Di antara penumpang dalam penerbangan perdana Manama-Tel Aviv itu terdapat bos Gulf Air dan Alex, koki memiliki restoran di Manama dan ingin menjenguk ibu dan dua saudara kandung perempuannya. 

Ketibaan Gulf Air di negara Zionis itu tidak lama setelah Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid memulai lawatannya ke Bahrain. Dia dijadwalkan meresmikan Kedutaan Besar Israel di Ibu Kota Manama. 

Kunjungan Lapid ke Bahrain terjadi setahun setelah kedua negara selakat membina hubungan diplomatik. 

Yordania menandatangani perjanjian pembelian air tambahan dari Israel sebanyak 50 juta meter kubik pada 12 Oktober 2021 di Ibu Kota Amman, Yordania. (Rafi Ben Hakun/GPO)

Yordania beli tambahan air sebanyak 50 juta meter kubik dari Israel

Sesuai kesepakatan, Israel tahun ini akan memasok seratus juta meter kubik air ke Yordania seharga US$ 65 sen per meter kubik.

Pernikahan pertama pasangan Yahudi dalam 52 tahun terakhir di Bahrain terjadi pada 10 Oktober 2021 di Ibu Kota Manama. (Twitter/@hnonoo)

Pernikahan pasangan Yahudi pertama di Bahrain dalam 52 tahun terakhir

Pengantin lelakinya adalah putra dari Huda Nunu, mantan Duta Besar Bahrain untuk Amerika.

Delegasi dari Bahrain pada 5 Oktober 2021 mengunjungi Yad Vashem (Museum Pwringatan Holocaust) di Yerusalem. (Twiiter)

Delegasi dari Bahrain kunjungi Tembok Ratapan

Sudah delapan negara muslim menjalin relasi resmi dengan Israel. Dimulai oleh Turki pada 1949, Mesir (1979), Yordania (1994), UEA, Bahrain, Marko, dan Sudan (2020), serta Kosovo (2021).

Menteri Dalam Negeri Israel mengunjungi Masjid Syekh Zayid di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 5 Oktober 2021. (Twitter)

Perjanjian bebas visa antara UEA dan Israel berlaku mulai 10 Oktober

UEA dan Israel meneken perjanjian bebas visa Januari tahun ini.





comments powered by Disqus