bisnis

Apple gugat produsen aplikasi sadap asal Israel

Apple meminta uang kompensasi US$ 10 juta kepada NSO Group.

24 November 2021 08:40

Apple Incorporation, perusahaan teknologi informasi bermarkas di California, Amerika Serikat, telah menggugat produsen aplikasi sadap asal Israel, NSO Group, karena meretas para pengguna telepon seluler iPhone.

Gugatan ini diajukan Apple kemarin di Pengadilan Kota San Jose, Negara Bagian California, Amerika. Dalam gugatannya, Apple - dilabeli sebagai perusahaan termahal di dunia Januari tahun ini - menyebutkan Pegasus, aplikasi sadap bikinan NSO Group, telah membobol para pengguna iPhone setidaknya selama Februari hingga September tahun ini berdasarkan data dari Citizen Lab, kelompok pemerhati kejahatan siber dari Universitas Torotnto di Kanada.

Citizen Lab menjelaskan Pegasus bisa masuk ke dalam produk Apple tanpa penggunanya menekan tautan dikirim lewat pesan.

Apple mengungkapkan telah menggelontorkan fulus US$ 75 ribu untuk memperbaiki sistem keamanan dalam produknya agar tidak bisa diretas oleh virus atau aplikasi sadap lainnya. Apple meminta kompensasi US$ 10 juta kepada NSO Group atas pembobolan produknya.

"Langkah kami ambil hari ini (kemarin) merupakan pesan jelas: dalam sebuah masyarakat bebas, merupakan hal tidak dapat diterima aplikasi sadap disponsori oleh negara menjadi senjata untuk memata-matai orang-orang ingin membuat dunia menjadi lebih baik," kata Ivan Krstic, Kepala Rekayasa dan Arsitektur Keamanan Apple Incorporation.

Apple bilang uang kompensasi diterima nantinya akan disumbangkan kepada Citizen Lab dan organisasi-organisasi pemantau kejahatan siber lainnya.

 

 

Bioskop bagi pengendara mobil perdana di Arab Saudi dibuka di Ibu Kota Riyadh. (Supplied)

1,05 juta ekspatriat tinggalkan Saudi karena pajak makin naik

Besarannya 800 riyal sebulan untuk tiap pekerja asing. Selain itu, ekspatriat juga membayar pajak 200 riyal saban bulan atas tiap orang menjadi tanggungan mereka.

Bus Golden Dragon buatan Cina sudah beroperasi di Israel sejak 2012. (goldendragonbus.com)

25 persen bus beroperasi di Israel buatan Cina

Bus Golden Dragon sudah beroperasi di Israel sejak 2012.

Ibu Kota Baghdad, Irak. (baghdad-airport.com)

Irak lunasi cicilan terakhir ongkos reparasi akibat Perang Teluk kepada Kuwait

Secara keseluruhan, Irak membayar Rp 745,8 triliun untuk ongkos reparasi akibat Perang Teluk kepada Kuwait.

Pelajar Irak. (Travis J. Tritten / Stars and Stripes)

Dua perusahaan Cina akan bangun seribu sekolah di Irak

Irak kekurangan delapan ribu sekolah.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

1,05 juta ekspatriat tinggalkan Saudi karena pajak makin naik

Besarannya 800 riyal sebulan untuk tiap pekerja asing. Selain itu, ekspatriat juga membayar pajak 200 riyal saban bulan atas tiap orang menjadi tanggungan mereka.

20 Januari 2022

TERSOHOR