kabar

Penyanyi Libanon berjilbab tapi buka aurat

Maya Diab dituding ingin menyaingi sensasi rivalnya Haifa Wahba.

12 Desember 2014 13:30

Diva Libanon Maya Diab memicu kontroversi saat tampil dalam sebuah program televisi semalam. Dia berjilbab namun berpakaian seksi warna hitam memperlihatkan belahan dada dan paha mulusnya.

Penampilan Diab dalam acara hiburan Star Academy itu langsung menuai polemik di media sosial. "Bukankah Maya Diab kelihatan keren," sindir seorang pengguna Twitter. Yang lain menulis, "Saya dengar Maya Diab mulai berbusana islami...tapi dia lupa berpakaian."

Para pemakai Twitter lain marah dengan gaya berpakaian Diab mereka anggap menghina jilbab. "Itu sebuah penghinaan bagi jilbab dengan berpakaian setengah telanjang," tulis akun Twitter @Mahboob2491. "Ada sebuah kontradiksi besar dan pelecehan," dia menambahkan komentarnya dalam bahasa Arab.

Beberapa pengguna media sosial menilai cara berpakaian kontroversial Diab itu untuk menyaingi rivalnya Haifa Wahba. Dia beberapa pekan lalu juga memicu perdebatan lantaran berpakaian serba terbuka."Maya Diab menantang Haifa Wahba dengan berpakaian terbuka," tulis seorang pemakai Twitter.

Direktur Jenderal Penjara Arab Saudi Mayor Jenderal Muhammad al-Asmari. (Twitter)

Penasihat Bin Salman siksa Direktur Jenderal Penjara Arab Saudi hingga tewas

Saud al-Qahtani juga terlibat dalam pembunuhan Jamal Khashoggi pada Oktober 2018.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berkomunikasi dengan Muhammad Saud, narablog Arab Saudi, melalui aplikasi telepon video Facetime pada 26 Desember 2019. (Screengrab)

Warga Israel tidak wajib memakai masker mulai 18 April

Kebijakan ini berlaku empat bulan setelah vaksinasi berjalan.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Amerika peringatkan warganya untuk tidak kunjungi Arab Saudi

Departemen Luar Negeri Amerika menegaskan serbuan peluru kendali dan pengebom nirawak Al-Hutiyun merupakan ancaman serius.

Universitas Jazan di Arab  Saudi terbakar akibat serangan milisi Al-Hutiyun pada 15 April 2021. (Twitter)

Kampus di Arab Saudi terbakar akibat serangan peluru kendali Al-Hutiyun

Hampir saban hari, Al-Hutiyun menargetkan lokasi strategis dan vital di Riyadh, Jeddah, Jazan, Abha, Najran, dan Khamis Musyaith. 





comments powered by Disqus