kabar

Hujan duit hentikan lalu lintas di Kota Kuwait

Tidak diketahui dari mana hamburan duit itu berasal.

25 Februari 2015 10:08

Sebuah kejadian tidak lazim berlangsung awal bulan ini di Kota Kuwait. Lalu lintas berhenti lantaran ada hujan duit.

Peristiwa itu berlangsung di Jalan As-Suur, kawasan Al-Murqab, dekat gedung Burj Jasim. Para pengendara mobil dan pejalan kaki langsung berebut memungut fulus berhamburan setelah jatuh dari atas.

Kejadian ini direkam oleh seorang pengemudi perempuan terjebak dalam kemacetan menggunakan telepon selulernya. Rekaman video berdurasi semenit ini lantas diunggah di situs YouTube pada 9 Februari. Saat kejadian, angin memang bertiup kencang.

Tidak diketahui dari mana hamburan uang itu berasal. Sejumlah laporan menyebut duit itu beterbangan saat seorang karyawan tengah mengisi cadangan duit di mesin anjungan tunai mandiri.

Polisi tiba di lokasi menyuruh para pemungut fulus itu segera kembali ke kendaraan mereka.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Ketambahan 1.257 kasus baru, jumlah penderita Covid-19 di Saudi jadi 289.947 orang

Pengidap Covid-19 di Makkah melonjak menjadi 29.621 orang, termasuk 569 meninggal.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Pengadilan Amerika panggil Bin Salman untuk dimintai keterangan soal tuduhan ingin bunuh pengkritiknya

Bin Salman mesti memberikan keterangan soal tuduhan ingin membunuh Al-Jabri dan melakukan kegiatan mata-mata di Amerika buat mencari lokasi tempat tinggal Al-Jabri di Kanada.

Jalan di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, lengang dari kendaraan setelah jam malam diberlakukan sejak 23 Maret 2020. (Twitter)

Ketambahan 1.428 kasus baru, jumlah pengidap Covid-19 di Saudi jadi 288.690 orang

Penderita Covid-19 di Makkah meningkat menjadi 29.563 orang, termasuk 567 meninggal.

Perdana Menteri Libanon Saad Hariri mengumumkan pengunduran dirinya di Arab Saudi pada 4 November 2017. (Arab News)

Dua menteri dan enam anggota parlemen Libanon mundur

Pemerintah menyebutkan krisis ekonomi parah menyebabkan 75 persen dari 6,8 juta penduduk Libanon membutuhkan bantuan kemanusiaan untuk menyambung hidup.





comments powered by Disqus