kabar

Hujan duit hentikan lalu lintas di Kota Kuwait

Tidak diketahui dari mana hamburan duit itu berasal.

25 Februari 2015 03:08

Sebuah kejadian tidak lazim berlangsung awal bulan ini di Kota Kuwait. Lalu lintas berhenti lantaran ada hujan duit.

Peristiwa itu berlangsung di Jalan As-Suur, kawasan Al-Murqab, dekat gedung Burj Jasim. Para pengendara mobil dan pejalan kaki langsung berebut memungut fulus berhamburan setelah jatuh dari atas.

Kejadian ini direkam oleh seorang pengemudi perempuan terjebak dalam kemacetan menggunakan telepon selulernya. Rekaman video berdurasi semenit ini lantas diunggah di situs YouTube pada 9 Februari. Saat kejadian, angin memang bertiup kencang.

Tidak diketahui dari mana hamburan uang itu berasal. Sejumlah laporan menyebut duit itu beterbangan saat seorang karyawan tengah mengisi cadangan duit di mesin anjungan tunai mandiri.

Polisi tiba di lokasi menyuruh para pemungut fulus itu segera kembali ke kendaraan mereka.

Milisi ISIS. (Dabiq/Global Look Press)

Tidak ada warga Indonesia jadi korban dalam dua bom bunuh diri di Baghdad

ISIS mengklaim bertanggung jawab atas insiden menewaskan 32 orang itu.

Situasi di lokasi dua bom bunuh diri terjadi pada 21 Januari 2021 di sebuah pasar pakaian bekas di Ibu Kota Baghdad, Irak. (Twitter/FJ)

Bom bunuh diri pertama dalam tiga tahun hantam Baghdad, 32 orang tewas

Pengebom bunuh diri pertama mengaku sakit. Saat orang-orang mendekat untuk memberi pertolongan dia menekan detonator bom di tubuhnya.

Masyarakat sedang mencoba air minum dihasilkan dari udara oleh mesin Watergen. (Watergen buat Albalad.co)

Teknologi Israel hasilkan air minum dari udara

"Kami menerima begitu banyak minta terhadap produk Watergen, baik dari pemerintah atau swasta," ujar Mirilashvili kepada Albalad.co

Menteri Telekomunikasi Iran Muhammad Javad Azari Jahromi. (Asharq al-Awsat)

Menteri telekomunikasi Iran tolak blokir Instagram

ran telah lama memblokir media sosial seperti YouTube, Telegram, Twitter, dan Facebook. Hanya Instagram dan WhatsApp masih bebas diakses.





comments powered by Disqus