kabar

Hujan duit hentikan lalu lintas di Kota Kuwait

Tidak diketahui dari mana hamburan duit itu berasal.

25 Februari 2015 10:08

Sebuah kejadian tidak lazim berlangsung awal bulan ini di Kota Kuwait. Lalu lintas berhenti lantaran ada hujan duit.

Peristiwa itu berlangsung di Jalan As-Suur, kawasan Al-Murqab, dekat gedung Burj Jasim. Para pengendara mobil dan pejalan kaki langsung berebut memungut fulus berhamburan setelah jatuh dari atas.

Kejadian ini direkam oleh seorang pengemudi perempuan terjebak dalam kemacetan menggunakan telepon selulernya. Rekaman video berdurasi semenit ini lantas diunggah di situs YouTube pada 9 Februari. Saat kejadian, angin memang bertiup kencang.

Tidak diketahui dari mana hamburan uang itu berasal. Sejumlah laporan menyebut duit itu beterbangan saat seorang karyawan tengah mengisi cadangan duit di mesin anjungan tunai mandiri.

Polisi tiba di lokasi menyuruh para pemungut fulus itu segera kembali ke kendaraan mereka.

Syekh Muhammad al-Isa, ulama top asal Arab Saudi dan merupakan Sekretaris Jenderal Liga Dunia Muslim. (Twitter)

Ulama top Arab Saudi akan berdoa di bekas kamp pembantaian orang Yahudi di Polandia

Syekh Muhammad bin Abdul Karim al-Isa menyerukan kepada semua umat Islam untuk mempelajari sejarah Holocaust.

Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan bertemu Rabbi Marc Schneier dari New York, Amerika Serikat. Pertemuan ini berlangsung di kantornya di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 16 Januari 2020. (Twitter)

Menteri Saudi terima kunjungan rabbi

Rabbi Schneier mengungkapkan kegirangannya bisa merayakan Shabbat di Saudi untuk pertama kali.

Abdul Malik al-Hutiyun, pemimpin milisi Syiah Al-Hutiyun di Yaman. (yemenobserver.com)

Saudi bayar Rp 6,8 triliun buat ongkos operasional pasukan Amerika

Saudi sudah menaruh deposit Rp 13,6 triliun di bank untuk ongkos operasional pasukan Amerika. 

Mufti ISIS Syifa an-Nikmah ditangkap polisi Irak di Kota Mosul, 16 Januari 2020. (Twitter)

Irak tangkap mufti ISIS berbadan gembrot

Syifa adalah orang mengeluarkan fatwa untuk melaksanakan hukuman mati dan menghancurkan tempat-tempat bersejarah di Mosul, termasuk kubur Nabi Yunus. 





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Ulama top Arab Saudi akan berdoa di bekas kamp pembantaian orang Yahudi di Polandia

Syekh Muhammad bin Abdul Karim al-Isa menyerukan kepada semua umat Islam untuk mempelajari sejarah Holocaust.

21 Januari 2020

TERSOHOR