kabar

Hujan duit hentikan lalu lintas di Kota Kuwait

Tidak diketahui dari mana hamburan duit itu berasal.

25 Februari 2015 03:08

Sebuah kejadian tidak lazim berlangsung awal bulan ini di Kota Kuwait. Lalu lintas berhenti lantaran ada hujan duit.

Peristiwa itu berlangsung di Jalan As-Suur, kawasan Al-Murqab, dekat gedung Burj Jasim. Para pengendara mobil dan pejalan kaki langsung berebut memungut fulus berhamburan setelah jatuh dari atas.

Kejadian ini direkam oleh seorang pengemudi perempuan terjebak dalam kemacetan menggunakan telepon selulernya. Rekaman video berdurasi semenit ini lantas diunggah di situs YouTube pada 9 Februari. Saat kejadian, angin memang bertiup kencang.

Tidak diketahui dari mana hamburan uang itu berasal. Sejumlah laporan menyebut duit itu beterbangan saat seorang karyawan tengah mengisi cadangan duit di mesin anjungan tunai mandiri.

Polisi tiba di lokasi menyuruh para pemungut fulus itu segera kembali ke kendaraan mereka.

Direktur Jenderal Penjara Arab Saudi Mayor Jenderal Muhammad al-Asmari. (Twitter)

Penasihat Bin Salman siksa Direktur Jenderal Penjara Arab Saudi hingga tewas

Saud al-Qahtani juga terlibat dalam pembunuhan Jamal Khashoggi pada Oktober 2018.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berkomunikasi dengan Muhammad Saud, narablog Arab Saudi, melalui aplikasi telepon video Facetime pada 26 Desember 2019. (Screengrab)

Warga Israel tidak wajib memakai masker mulai 18 April

Kebijakan ini berlaku empat bulan setelah vaksinasi berjalan.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Amerika peringatkan warganya untuk tidak kunjungi Arab Saudi

Departemen Luar Negeri Amerika menegaskan serbuan peluru kendali dan pengebom nirawak Al-Hutiyun merupakan ancaman serius.

Universitas Jazan di Arab  Saudi terbakar akibat serangan milisi Al-Hutiyun pada 15 April 2021. (Twitter)

Kampus di Arab Saudi terbakar akibat serangan peluru kendali Al-Hutiyun

Hampir saban hari, Al-Hutiyun menargetkan lokasi strategis dan vital di Riyadh, Jeddah, Jazan, Abha, Najran, dan Khamis Musyaith. 





comments powered by Disqus