kabar

Tiga wartawan Al-Jazeera ditangkap karena terbangkan nirawak tanpa izin

Menerbangkan pesawat nirawak tanpa izin di Prancis diancam hukuman penjara maksimal setahun dan denda Rp 1,09 miliar.

26 Februari 2015 05:19

Kejaksaan Paris bilang telah menangkap tiga wartawan stasiun televisi Al-Jazeera karena menerbangkan pesawat nirawak tanpa izin di ibu kota Prancis.

Tiga jurnalis berpaspor asing dan berusia 70, 54, dan 36 tahun itu ditahan kemarin sore setelah polisi menyaksikan nirawak terbang di atas hutan di kawasan Bois de Boulogne, barat Paris.

Berdasarkan hukum berlaku di negeri Mode itu, ketiganya bisa ditahan 24 jam untuk menjalani interogasi. Menerbangkan pesawat nirawak secara tidak sah di Prancis diancam hukuman penjara maksimal setahun dan denda US$ 85 ribu atau Rp 1,09 miliar.

Pihak berwenang Prancis menjelaskan penangkapan itu dilakoni setelah polisi melihat sejumlah pesawat nirawak terbang di atas Menara Eiffel dan bangunan-bangunan ikonik lainnya di Paris lima kali Selasa malam lalu. Prancis memang memperketat pengamanan setelah serangan teror bulan lalu di Paris menewaskan 20 orang.

Polisi menemukan salah satu nirawak terbang di lima lokasi berbeda di Paris pada Selasa malam pukul 23:30 hingga Rabu dini hari jam 02:00. Penyelidikan mulai dilakukan sehabis nirawak terlihat terbang di Paris Senin malam.

Juru bicara Kejaksaan Paris Agnes Thibault-Lecuivre menjelaskan nirawak pertama kali terlihat di dekat stasiun kereta Gare de l'Est lalu menuju Paris Opera, Taman Tuileries, dan di atas Menara Montparnasse, selatan Paris.

Direktur Jenderal Penjara Arab Saudi Mayor Jenderal Muhammad al-Asmari. (Twitter)

Penasihat Bin Salman siksa Direktur Jenderal Penjara Arab Saudi hingga tewas

Saud al-Qahtani juga terlibat dalam pembunuhan Jamal Khashoggi pada Oktober 2018.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berkomunikasi dengan Muhammad Saud, narablog Arab Saudi, melalui aplikasi telepon video Facetime pada 26 Desember 2019. (Screengrab)

Warga Israel tidak wajib memakai masker mulai 18 April

Kebijakan ini berlaku empat bulan setelah vaksinasi berjalan.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Amerika peringatkan warganya untuk tidak kunjungi Arab Saudi

Departemen Luar Negeri Amerika menegaskan serbuan peluru kendali dan pengebom nirawak Al-Hutiyun merupakan ancaman serius.

Universitas Jazan di Arab  Saudi terbakar akibat serangan milisi Al-Hutiyun pada 15 April 2021. (Twitter)

Kampus di Arab Saudi terbakar akibat serangan peluru kendali Al-Hutiyun

Hampir saban hari, Al-Hutiyun menargetkan lokasi strategis dan vital di Riyadh, Jeddah, Jazan, Abha, Najran, dan Khamis Musyaith. 





comments powered by Disqus