kabar

Bahrain tahan murid dan guru karena baca Quran diiringi musik

Mereka didakwa menghina Islam.

12 Maret 2015 03:05

Kejaksaan Agung Bahrain telah mendakwa seorang pelajar sekolah menengah atas dan dua gurunya menghina Islam lantaran membaca Al-Quran diiringi musik, seperti dilaporkan kantor berita pemerintah BNA kemarin.

Pihak kejaksaan telah memeriksa ketiga tersangka dan akhirnya ditahan. "Kejaksaan...mendakwa mereka melanggar ajaran Islam dan menghina tata cara ibadahnya," tulis BNA.

Mereka merekam kegiatan itu dan mengunggah videonya ke media sosial.

Kementerian Pendidikan Bahrain telah menyelidiki kasus ini. Hasilnya, kegiatan itu bagian dari persiapan sekolah mengikuti lomba membaca Al-Quran tingkat pelajar.

Petugas memayungi seorang jamaah umrah pada November 2020. (Haramain Info)

Menteri Yaqut: Belum ada kepastian soal pelaksanaan haji 2021

Gegaran pandemi Covid-19, Saudi memutuskan ibadah haji tahun lalu cuma bagi penduduk negara Kabah itu.

Dura Besar Indonesia untuk Iran Ronny Prasetyo didampingi Sekretaris Pertama KBRI Teheran Fikri Fikriansyah bertemu lima warga Indonesia bekerja sebagai awak kapal Ruby. (KBRI Teheran buat Albalad.co)

Iran bebaskan lima awak kapal asal Indonesia dari penjara

Mereka dibebaskan Desember tahun lalu karena tidak terbukti terlibat penyelundupan minyak.

Syekh Saleh bin Muhammad at-Talib, imam sekaligus khatib Masjid Al-Haram di Kota Makkah, ditahan oleh Arab Saudi sejak Agustus 2018. (Twitter)

Saudi masih penjarakan imam dan khatib Masjid Al-Haram

Saudi juga masih memenjarakan orang-orang mengkritik keputusan Bin Salman untuk memutus hubungan diplomatik dengan Qatar, meski relasi resmi itu sudah terjalin lagi pekan lalu.

Kedutaan Besar Arab Saudi di Ibu Kota Doha, Qatar. (Elhoda-group.com)

Saudi buka kembali kedutaannya di Doha beberapa hari lagi

Penerbangan langsung menghubungkan Saudi dan Qatar juga sudah dimulai sedari Senin lalu.





comments powered by Disqus