kabar

Dibalik perusakan artefak di Museum Mosul

ISIS sebenarnya menjarah bukan merusak artefak.

14 Maret 2015 14:34

Hantaman kapak, palu, dan putaran mesin bor memporakporandakan seisi Museum Mosul. Padahal penghuni museum hanya benda-benda tak bernyawa. Tapi amarah mereka memuncak, tidak peduli artefak-artefak itu diam tidak melawan.

Beruntung sebagian besar koleksi Museum Mosul telah dipindah ke Museum Nasional di Ibu Kota Baghdad, Irak, setengah tahun sebelum Kota Mosul jatuh ke dalam cengkeraman ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) Juni tahun lalu. Alhasil, mereka selamat dari kebuasan anggota milisi dipimpin Abu Bakar al-Baghdadi itu disebarluaskan melalui rekaman video Kamis dua pekan lalu.

"Awal tahun lalu 1.700 dari 2.200 artefak sudah dipindah ke Baghdad karena bangunan museum sedang dalam proyek pemeliharaan," kata Abdullah al-Jumaili, profesor arkeologi sekaligus penasihat Museum Mosul kepada stasiun televisi Al-Jazeera. Jadi ketika anggota ISIS menyerbu museum itu, dia menekankan hanya ada 300 artefak.

Keberingasan mereka berlanjut dengan merusak kota-kota kuno Nimrud, Hatra, dan Khorasad. Sampai-sampai Perserikatan Bangsa-Bangsa mengutuk ISIS telah melakukan kejahatan perang atas budaya.

Museum Mosul adalah museum terbesar kedua di Irak setelah Museum Nasional di Baghdad. Bangunan ini memiliki empat ruangan berukuran besar: ruangan Assiria, Hatra, Islam, dan prasejarah. Menurut para ahli arkeologi Irak, Mosul menyimpan sebagian besar kekayaan arkeologi Irak dengan lebih dari 3.500 situs, termasuk situs-situs agama berusia ratusan tahun.

Setelah mempelajari rekaman video perusakan artefak di Museum Mosul oleh ISIS melalui YouTube, para pejabat museum menjelaskan kejadian itu hanya menimpa dua ruangan, yakni Assiria dan Hatra. Kebanyakan artefak dirusak asli, cuma empat atau enam patung terbuat dari gipsum. "Tidak ada perusakan di ruangan Islam dan prasejarah memang koleksi artefaknya sudah hampir kosong," ujar Jumaili.

Video itu menunjukkan anggota ISIS menghancurkan banyak patung dari zaman Assiria dan Hatra sebagian atau seluruhnya, termasuk sebuah patung raja Hatra memegang elang dan tiga patung lainnya. Para ahli arkeologi Irak sudah menemukan 27 patung dari masa Kerajaan Hatra.

Jumaili mengatakan pihak-pihak bilang sebagian besar patung itu terbuat dari gipsum adalah orang-orang berusaha menutupi kejahatan ISIS atau mencoba menganggap enteng bencana itu.

Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, Gubernur Mosul Athil Nujaifi mencontohkan dua dari patung-patung ada dalam video ISIS asli, termasuk patung Sapi Bersayap dan Dewa Rozhan. Beberapa patung asli dalam video itu hilang. "ISIS telah mengambil setidaknya tujuh patung sebelum menghancurkan museum. Mereka juga merusak patung-patung tidak mampu mereka angkut," tuturnya.

Jumaili dan ahli purbakala Irak lainnya mengatakan video perusakan itu menimbulkan pertanyaan apa sebenarnya motif dari ISIS. Jumaili meyakini ISIS sebenarnya menjarah bukan merusak artefak-artefak di Museum Mosul. "Mereka memecah bagian besar sulit dipindah dari satu tempat ke tempat lain," katanya. "Kami percaya mereka telah menyelundupkan barang-barang antik ini ke Turki dan Suriah."

Jumaili menegaskan ada pesan khusus ingin disampaikan ISIS. "Mereka ingin meyakinkan dunia orang-orang Arab tidak mampu memelihara barang-barang antik itu dan orang-orang Baratlah bisa melakukan," ujarnya.

Ahli-ahli arkeologi Irak menyadari sejak ISIS mencaplok Mosul mereka telah menjarah dan merusak lebih dari 42 situs bersejarah, termasuk masjid, gereja, makam keramat, dan perpustakaan. Kebanyakan dijarah dan dirusak adalah masjid dan kubur-kubur keramat peninggalan zaman Abbasiyah serta gereja-gereja berumur berabad-abad. Beberapa situs paling penting sudah dirusak ISIS seperti Kastil Tal Afar, Masjid Nabi Yunus, Masjid Nabi Syith, Masjid Nabi Zarzis, Gereja Tahirah, dan Gereja Perawan Maryam. Tempat-tempat itu antara lain berisi kuburan nabi dan para wali atau orang-orang suci. "ISIS menjarah semua tempat ini sebelum mereka ledakkan," kata Jumaili.

Menurut Jumaili, ketakutan terbesar bagi para ahli arkeologi Irak adalah ISIS menyasar Ninawih dan pintu-pintu masuknya merupakan peninggalan Kerajaan Assiria. Mimpi buruk itu menjadi kenyataan setelah ISIS membuldoser kota kuno Nimrud. "Apa yang saya takutkan baru saja terjadi," ujar Jumaili.

Satu anggota ISKP (Negara Islam Provinsi Khorasan) merupakan ISIS cabang Afghanistan pada 29 Juli 2021 mengeksekusi seorang polisi lalu lintas di Provinsi Kunduz, utara Afghanistan. (Amaq)

ISIS di Afghanistan eksekusi polisi lalu lintas

Wilayah operasi ISIS di Afghanistan adalah di Kunduz, Kunar, Nangarhar, dan Kabul.

Pemimpin ISIS di Somalia Abdul Qadir Mukmin (berjenggot merah) tengah melaksanakan salat Idul Adha berjamaah bersama anak buahnya pada 20 Juli 2021. (ISS)

Dua tahun setelah takluk, ISIS lancarkan 5.795 serangan di 31 negara

Pada semester pertama 2021, sebelas provinsi ISIS mengklaim 1.414 serangan terjadi di 18 negara.

Emir ISIS wilayah Baghdad. (Iraqi National Security Service)

Irak tangkap emir ISIS wilayah Baghdad

ISIS merilis foto pengebom bunuh diri di Sadr City kemarin. Pelakunya orang Irak bernama samaran Abu Hamzah al-Iraqi.

Presiden Libanon Misyal Aun menerima pengunduran diri Menteri Luar Negeri Syarbal Wahbah di kantornya di Ibu Kota Beirut, 19 Mei 2021. (@LBpresidency)

Menteri luar negeri Libanon terpaksa mundur setelah sebut Arab Saudi sokong ISIS

Negara ini memang membutuhkan bantuan keuangan dari negara-negara Arab Teluk supertajir seperti Saudi dan UEA untuk keluar dari kesulitan ekonomi.





comments powered by Disqus