kabar

ISIS batasi melahirkan lewat operasi caesar

ISIS memberlakukan ongkos Rp 1 juta untuk operasi caesar.

28 Maret 2015 03:58

ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) di Provinsi Dair az-Zour, Suriah, telah mengeluarkan aturan untuk membatasi praktek operasi caesar untuk melahirkan. Teknik melahirkan dengan cara ini dianggap tradisi Barat dan tidak islami.

Karena itu, dokter-dokter bertugas di wilayah dalam kontrol ISIS mesti memberlakukan biaya 15 ribu pound Suriah atau sekitar Rp 1 juta untuk ongkos operasi caesar. Harga ini setara dengan gaji dua bulan rata-rata pekerja Suriah.

Kalau ada dokter melanggar aturan itu, ISIS mengancam menerapkan hukuman tidak disebutkan jenisnya. "Siapa saja melanggar akan diadili di Dar al-Qada (pengadilan ISIS)," demikian bunyi aturan itu.

Operasi caesar dilakoni bila calon ibu berisiko meninggal bila melahirkan dengan cara normal. Tapi banyak pula kaum ibu tidak ingin merasakan sakit dan susahnya melahirkan secara alami memilih menjalani operasi caesar.

Untuk memberikan layanan kesehatan berkualitas bagi penduduk di wilayah kekuasaannya, ISIS berusaha merekrut orang-orang asing ahli di bidang medis. Sembilan mahasiswa kedokteran asal Inggris awal pekan ini menyusup ke Suriah untuk bekerja di rumah-rumah sakit dioperasikan oleh ISIS.

ISIS awal tahun ini mengumumkan pembukaan fakultas kedokteran di Raqqah di mana calon dokter dilatih selama tiga tahun.

Wakil pemimpin ISIS Sami Jasim Muhammad al-Jaburi alias Haji Hamid. (Center for Global Policy)

Irak tewaskan wakil pemimpin ISIS

Haji Hamid juga bertugas mengelola keuangan ISIS.

Amerika menghargai pemimpin ISIS Abu Ibrahim al-Hasyimi al-Quraisyi seharga US$ 10 juta (US State Department)

Pemimpin ISIS sekarang eks informan Amerika

Pada satu sesi pemeriksaan, dia memberitahu nomor telepon 19 pentolan ISI dan berapa jumlah uang mereka hasilkan buat milisi itu.

Lelaki pendukung ISIS membawa pisau ditangkap pada 30 Maret 2021 di Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi.

Lelaki pendukung ISIS membawa pisau ditangkap di Masjid Al-Haram

Hingga kabar ini dilansir, belum diketahui identitas dan asal negara pendukung ISIS ditangkap di Masjid Al-Haram itu.

Pemimpin ISIS wilayah Irak Abu Yasir al-Isawi tewas oleh serangan pasukan antiteror Irak pada 27 Januari 2021 di Kota Daquq, Provinsi Kirkuk, utara Irak. (Twitter)

Pemimpin ISIS wilayah Irak tewas

Abu Yasir, 39 tahun, adalah orang asli dari Falujah, kota di Provinsi Anbar berjarak sekitar 60 kilometer sebelah barat Baghdad.





comments powered by Disqus