kabar

ISIS haramkan bercelana jins ketat dan merokok

ISIS baru membuat aturan menyebut menolak atau membahas hukum bikinan mereka sebagai kejahatan.

06 April 2015 15:06

ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) di Provinsi Raqqah, utara Suriah, mengancam memenjarakan pemuda nekat bercelana jins ketat, merokok, atau menyimpan lagu dalam telepon seluler mereka.

Menurut Raqqah is Being Slaughtered Silently (RBSS), organisasi anti-ISIS, siapa saja berani melanggar aturan itu bakal dipenjara sepuluh hari. Namun hanya mereka lulus pelajaran agama Islam dalam tahanan bisa dibebaskan dari hukuman awal itu.

RBSS mengungkapkan polisi moral lelaki dan perempuan giat berpatroli. Warga ketahuan menjadi gay atau berzinah bakal dikenai hukuman mati.

Aturan baru dikeluarkan ISIS pun kian membatasi penduduk. "Mengungkapkan pendapat sekarang adalah sebuah kejahatan," kata seorang warga setempat bernama Jasim kepada RBSS. "Anda tidak bisa menolak atau membahas aturan dikeluarkan ISIS atau Anda akan ditangkap dengan dakwaan melanggar hukum Allah."

ISIS sejatinya rutin menyisir dari rumah ke rumah untuk mengetahui siapa operator dari situs RBSS. Karena hampir tidak ada wartawan meliput di Raqqah, RBSS menjadi satu-satunya media menyebarluaskan kebiadaban ISIS di Raqqah.

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah dan putranya, Jawad Nasrallah. (Arabi21)

Pemimpin Hizbullah, ISIS, dan Hamas puncaki daftar 20 ekstremis paling berbahaya

Dalam daftar itu juga ada mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad karena suka melontarkan pernyataan anti-Yahudi.  

Gubernur Provinsi Makkah Pangeran Misyaal bin Majid menjenguk warga Saudi menhadi korban luka dalam ledakan di pemakaman nin-muslim di Kota Jeddah, Arab Saudi, pada Rabu, 11 November 2020. (Saudi Gazette)

ISIS akui bertanggung jawab atas ledakan di Jeddah

ISIS bilang serangan itu untuk diplomat Prancis.

Milisi ISIS. (Dabiq/Global Look Press)

ISIS ancam serang infrastruktur minyak Arab Saudi

ISIS menilai tindakan Saudi, UEA, dan Bahrain sebagai pengkhianatan terhadap Islam.

Daftar nama warga Indonesua terkait ISIS di kamp Ain Isa. (Rojava Information Center)

Belum ada keluarga ISIS asal Indonesia di Suriah menjalani program deradikalisasi

Sebanyak 76 keluarga ISIS dipindah dari kamp Al-Haul ke Ar-Roj berasal dari Inggris, Prancis, dan Jerman.





comments powered by Disqus