kabar

Saudi hadang pesawat Iran angkut jamaah umrah

Alasannya pesawat Iran itu belum melapor saat akan memasuki wilayah udara Arab Saudi.

09 April 2015 13:45

Otoritas penerbangan sipil Arab Saudi mengungkapkan pihaknya hari ini menghadang sebuah pesawat Iran mengangkut 260 jamaah umrah lantaran belum melapor saat akan memasuki wilayah udara negara itu.

Kantor berita resmi Saudi SPA menyebut prosedur itu merupakan bagian dari aturan internasional tidak dipatuhi pesawat Iran. "Operator mesti mengajukan permintaan kepada pihak berwenang sebelum terbang, memberitahu jenis pesawat, nomor registrasi, dan dokumen lainnya demi keamanan penumpang dan wilayah udara," tulis SPA.

Tidak disebutkan apa nama maskapai Iran dilarang memasuki wilayah udara Arab Saudi itu. Juga tidak dijelaskan bagaimana kelanjutan kasus ini: apakah pesawat Iran itu akhirnya boleh mendarat di Kota Jeddah, Arab Saudi, atau mesti balik ke negara asalnya.

Kejadian ini berlangsung di tengah ketegangan antara kedua negara terkait perang di Yaman. Saudi menuding Iran menyokong pemberontak Syiah Al-Hutiyun menggulingkan Presiden Abdurabbu Mansyur Hadi.

Pasukan koalisi Arab dipimpin Saudi sudah menggempur milisi Al-Hutiyun di Yaman sejak dua pekan lalu.

Bocah perempuan pedagang belalang di Kota Tua, Sanaa, Yaman. (Middle East Eye/Nasih Syakir)

Saudi benarkan serangan Al-Hutiyun sebabkan kebakaran di sebuah universitas

Saudi belum memberikan konfirmasi soal serangan Al-Hutiyun menyebabkan hancurnya kilang minyak Saudi Aramco di Kota Jeddah. 

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Amerika peringatkan warganya untuk tidak kunjungi Arab Saudi

Departemen Luar Negeri Amerika menegaskan serbuan peluru kendali dan pengebom nirawak Al-Hutiyun merupakan ancaman serius.

Universitas Jazan di Arab  Saudi terbakar akibat serangan milisi Al-Hutiyun pada 15 April 2021. (Twitter)

Kampus di Arab Saudi terbakar akibat serangan peluru kendali Al-Hutiyun

Hampir saban hari, Al-Hutiyun menargetkan lokasi strategis dan vital di Riyadh, Jeddah, Jazan, Abha, Najran, dan Khamis Musyaith. 

Hujan deras di Arab Saudi (SPA)

72 derajat di Iran tapi hujan di Saudi

Gara-gara temperatur kelewat panas, pemerintah Irak mengumumkan libur nasional empat hari.





comments powered by Disqus