kabar

Qatar wajibkan toko dan kantor tutup selama salat Jumat

Pelanggar bisa dikenai denda hampir Rp 35 juta.

16 April 2015 02:03

Qatar mewajibkan kedai kopi, restoran, kantor, dan toko-toko tutup selama pelaksanaan salat Jumat. Beleid ini juga berlaku bagi rumah sakit, klinik, hotel, dan unit-unit industri.

Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad Selasa lalu mengumumkan kewajiban menghentikan semua kegiatan selama 90 menit ini dimulai sejak azan pertama salat Jumat. Para pelanggar undang-undang baru ini bisa dikenai denda sepuluh ribu riyal Qatar atau hampir Rp 35 juta.

Namun aturan berbeda bakal diumumkan untuk industri kecil dan rumahan, seperti dilaporkan surat kabar the Peninsula.

Undang-undang baru itu juga memperketat izin bagi ritel berskala kecil. Bisnis di sektor ini mesti memperoleh izin dari Kementerian Ekonomi dan Perdagangan Qatar. Jika beroperasi secara tidak sah dapat dikenai denda 50 ribu riyal Qatar dan pemiliknya diancam penjara setahun.

Jalan tol layang Jakarta-Cikampek berganti nama menjadi tol layang Syekh Muhammad bin Zayid. (WhatsApp/Adriansyah Yasin)

Tol layang Jakarta-Cikapek berganti nama jadi tol layang Syekh Muhammad bin Zayid

Selain menjadi nama jalan tol layang, Bin Zayid menjadi nama masjid raya di Solo, dibangun dengan biaya US$ 20 juta dari UEA.

Wakil pemimpin ISIS Sami Jasim Muhammad al-Jaburi alias Haji Hamid. (Center for Global Policy)

Irak tewaskan wakil pemimpin ISIS

Haji Hamid juga bertugas mengelola keuangan ISIS.

Pendiri Al-Qaidah, Usamah Bin Ladin, bareng putranya, Hamzah Bin Ladin. (YouTube)

Mengintip hubungan Bin Ladin dengan Qatar

Qatar dituding mendanai kelompok-kelompok teroris.

Hari Valentine. (quotesgiant.com)

Sejumlah restoran di Qatar batalkan perayaan Hari Valentine

Pemerintah Qatar pernah bilang acara-acara non-islami sebaiknya tidak digelar di negara-negara islam.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Tol layang Jakarta-Cikapek berganti nama jadi tol layang Syekh Muhammad bin Zayid

Selain menjadi nama jalan tol layang, Bin Zayid menjadi nama masjid raya di Solo, dibangun dengan biaya US$ 20 juta dari UEA.

11 April 2021

TERSOHOR