kabar

ISIS buka hotel bintang lima di Mosul

Peresmian ini diikuti jamuan makan malam dan pesta kembang api.

07 Mei 2015 01:07

Milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) telah mengoperasikan kembali sebuah hotel berbintang lima di Mosul, kota terbesar kedua di Irak.

Peresmian Hotel Ninawa International ini berlangsung Jumat pekan lalu. Pelbagai media sosial terkait kelompok dipimpin Abu Bakar al-Baghdadi itu menyebarluaskan foto-foto terkait persiapan sekaligus acara peresmian itu.

Agenda ini gratis dan terbuka bagi semua muslim di Mosul. Lusinan orang berkumpul di sisi koam renang dalam acara itu. Malamnya mereka menggelar jamuan makan malam diwarnai pesta kembang api. Balon-balon warna warni dan bendera ISIS juga dipasang.

Hotel memiliki 262 kamar ini juga dilengkapi satu kolam renang, lapangan tenis, pusat kebugaran, dua restoran dan aula, dan pelbagai fasilitas lain.

Hotel ini bakal menjadi tempat penginapan mewah bagi para komandan ISIS tengah melawat ke Mosul. Selain itu, hotel ini menyewakan aula buat pesta pernikahan.

ISIS biasa menutup seluruh hotel di semua wilayah mereka kuasai di Irak serta Suriah. Sebelum ISIS mencaplok Mosul, ada empat kesan positif mengenai Hotel Ninawa International di situs TripAdvisor.

Seseorang menulis hotel ini amat cocok untuk pertemuan keluarga. Yang lain menilai Ninawa International memiliki tempat bagus buat resepsi pernikahan. Satu lagi memuji harga tidak terlalu mahal. Terakhir mengatakan fasilitasnya lengkap.

"Saya kira pesan ingin disampaikan adalah jika serangan pasukan koalisi benar-benar telah menyebabkan kehancuran, ISIS tidak mungkin bisa menggelar jamuan makan malam dilengkapi pesta kembang api di sebuah hotel luks," kata Charlie Winter, peneliti bidang kontraterorisme di lembaga Quilliam.

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah dan putranya, Jawad Nasrallah. (Arabi21)

Pemimpin Hizbullah, ISIS, dan Hamas puncaki daftar 20 ekstremis paling berbahaya

Dalam daftar itu juga ada mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad karena suka melontarkan pernyataan anti-Yahudi.  

Gubernur Provinsi Makkah Pangeran Misyaal bin Majid menjenguk warga Saudi menhadi korban luka dalam ledakan di pemakaman nin-muslim di Kota Jeddah, Arab Saudi, pada Rabu, 11 November 2020. (Saudi Gazette)

ISIS akui bertanggung jawab atas ledakan di Jeddah

ISIS bilang serangan itu untuk diplomat Prancis.

Milisi ISIS. (Dabiq/Global Look Press)

ISIS ancam serang infrastruktur minyak Arab Saudi

ISIS menilai tindakan Saudi, UEA, dan Bahrain sebagai pengkhianatan terhadap Islam.

Daftar nama warga Indonesua terkait ISIS di kamp Ain Isa. (Rojava Information Center)

Belum ada keluarga ISIS asal Indonesia di Suriah menjalani program deradikalisasi

Sebanyak 76 keluarga ISIS dipindah dari kamp Al-Haul ke Ar-Roj berasal dari Inggris, Prancis, dan Jerman.





comments powered by Disqus